Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, November 8, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ Fawer Sihite: Sulit Dipercaya Moettaqien Hasrimi Tidak Terlibat, Aparat Penegak Hukum Harus Mengusut Tuntas Dugaan Aliran Dana Smartboard Tebingtinggi

byFawer
24/07/2026
inBerita
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menilai perkembangan persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan papan tulis pintar (smartboard) di Kota Tebingtinggi membuka fakta-fakta yang patut didalami secara serius oleh aparat penegak hukum.

Menurut Fawer, munculnya keterangan saksi di bawah sumpah mengenai dugaan adanya aliran dana sebesar Rp600 juta yang disebut diperuntukkan bagi Pj Wali Kota Tebingtinggi saat itu, Moettaqien Hasrimi, merupakan fakta persidangan yang tidak boleh diabaikan.

“Saya menghormati asas praduga tak bersalah. Namun, dengan munculnya keterangan saksi di persidangan mengenai dugaan adanya permintaan dan penyerahan uang Rp600 juta yang disebut untuk Pj Wali Kota Tebingtinggi, tentu sangat sulit dipercaya apabila kemudian dikatakan tidak ada keterlibatan sama sekali. Justru seluruh fakta tersebut harus diuji secara menyeluruh melalui proses hukum yang transparan,” ujar Fawer, Jumat (24/7/2026).

Fawer menegaskan bahwa ILAJ tidak bermaksud menghakimi siapa pun, karena penentuan bersalah atau tidak merupakan kewenangan pengadilan. Namun, menurutnya, setiap fakta yang terungkap di persidangan wajib ditindaklanjuti secara profesional oleh penyidik dan jaksa.

Ia juga menyoroti pernyataan Majelis Hakim yang meminta Jaksa Penuntut Umum menghadirkan seorang saksi bernama Bahrun Walidin alias Baron, yang disebut memiliki peran penting dalam menjelaskan dugaan aliran dana tersebut.

“Permintaan Majelis Hakim agar Baron dihadirkan menunjukkan bahwa keterangannya dinilai sangat penting untuk mengungkap konstruksi perkara secara utuh. Jangan sampai ada mata rantai yang terputus sehingga kebenaran materiil tidak pernah terungkap,” tegasnya.

Fawer menilai, apabila benar terdapat dugaan pemberian uang yang dilakukan melalui perantara sebagaimana terungkap di persidangan, maka seluruh pihak yang diduga mengetahui, memerintahkan, menerima, maupun memfasilitasi transaksi tersebut harus diperiksa secara komprehensif.

Menurutnya, perkara dugaan korupsi pengadaan 93 unit smartboard dengan nilai sekitar Rp14 miliar tidak boleh berhenti hanya pada pelaku teknis, tetapi harus mampu mengungkap pihak-pihak yang diduga menikmati hasil tindak pidana apabila memang alat bukti mengarah ke sana.

“Penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi harus berorientasi pada pencarian kebenaran materiil. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, tetapi juga tidak boleh ada pihak yang dipersalahkan tanpa alat bukti yang cukup. Semua harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan profesional,” kata Fawer.

ILAJ juga mengapresiasi sikap kritis Majelis Hakim yang meminta agar saksi-saksi penting dihadirkan dalam persidangan. Menurut Fawer, langkah tersebut menunjukkan komitmen peradilan untuk mengungkap perkara secara utuh dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Di akhir pernyataannya, Fawer meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk menindaklanjuti seluruh fakta yang terungkap di persidangan secara serius dan tanpa pandang bulu.

“Masyarakat menunggu keberanian aparat penegak hukum dalam membongkar perkara ini sampai ke akar-akarnya. Siapa pun yang terbukti terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, siapa pun yang tidak terbukti juga harus dipulihkan nama baiknya. Itulah prinsip negara hukum yang harus kita junjung tinggi,” tutup Fawer. (TIM)

Share39SendShare

Related Posts

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026

PIRAMIDA.ID – Kader muda Partai Golkar, Jefri Gultom melontarkan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang melontarkan tuduhan terhadap Ketum Partai Golkar...

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta-Komrad Pancasila mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran dalam mengusut kasus dugaan penyadapan ilegal...

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026

PIRAMIDA.ID.- Pemahaman terhadap aturan ketenagakerjaan merupakan hal penting bagi setiap pekerja maupun pemberi kerja. Hal ini diperlukan agar hubungan industrial...

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyindir keras dugaan penguasaan kawasan Hutan Register 18...

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, melontarkan desakan keras kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera...

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara segera berkoordinasi...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

Populer

Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus