Connect with us

Masukkan kata pencarian...

Berita

Ketum GMKI Apresiasi Penegakan Hukum Terkait Pembubaran FPI

PIRAMIDA.ID- Pemerintah Indonesia mengambil keputusan politik di akhir tahun 2020 dengan sangat tegas dan berani, yakni melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI terpilih, Jefri Gultom memberikan apresiasi dan menilai langkah tegas pemerintah sudah sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Sikap ini sebagai alarm kepada ormas lain yang serupa apabila dalam aktivitas organisasinya berjalan tidak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” ungkap Jefri.

Jefri Gultom juga menambahkan ada dua poin penting terkait keputusan politik Pemerintah atas langkah tegas dan berani tersebut.

“Pertama, Pemerintah menunjukkan komitmen penegakkan hukum yang berlaku dan Kedua, Pemerintah juga diharapkan konsisten dalam penegakkan hukum kedepan bagi kelompok manapun dan siapapun yang tidak taat dan melawan konstitusi. Artinya keputusan dan sikap tegas harus berlaku adil bagi semuanya,” tegas Jefri.

Ketum PP GMKI ini juga menambahkan, pemerintah harus konsisten merawat ketertiban dan keamanan masyarakat. Ini langkah konkret pemerintah Jokowi untuk menegaskan kembali bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Selain itu Jefri juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berlebihan dalam menanggapi situasi tersebut.

“Kita tetap menghargai langkah pemerintah dalam menegakkan hukum. Artinya kesatuan dan persatuan harus tetap dikedepankan dan dijaga demi NKRI, dan Masyarakat diharapkan tetap menjaga situasi tetap kondusif, biarkan pihak-pihak terkait yang menghadapi proses hukumnya,” tambah Jefri.

Ketum PP GMKI terpilih, Jefri Gultom mengingatkan kepada para elite politik agar menyikapi langkah pembubaran FPI ini dengan bijak dan arif, ketimbang membuat pernyataan-pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan politik tanah air.

“Kami meminta kepada para pihak yang tidak setuju dengan mekanisme pembubaran FPI yang dilakukan pemerintah, agar mengambil langkah-langkah konstitusional sesuai hukum yang berlaku ketimbang hanya menghembuskan pernyataan yang tidak produktif,” tutupnya.

Click to comment

Tinggalkan Komentar

Baca juga...

Sorot Publik

PIRAMIDA.ID- Veronica Koman lahir di Medan, 14 Juni 1988; umur 31 tahun adalah seorang pengacara dan pegiat hak asasi manusia (HAM) asal Indonesia yang...

Pojokan

Tia Lestari Sidabutar* PIRAMIDA.ID- Dua bulan sudah aku berada di sini. Rasanya aku telah menyatu dengan segala hal di desa ini dan nama Tiga...

Dialektika

Zaprulkhan* PIRAMIDA.ID- Apakah makna cinta sejati? Menurut Thich Nhat Hanh, dalam karya cemerlangnya “True Love”, dalam perspektif Buddisme, harus ada empat unsur untuk memenuhi...

Sopolitika

 Kristian Silitonga* PIRAMIDA.ID- “Sejumlah kecil orang yang memiliki energi lebih besar dari masyarakatnya yang letih. Memiliki kejernihan di tengah lautan kekeruhan pikiran di sekitarnya,...

Dialektika

Yudhie Haryono* PIRAMIDA.ID- Dalam salah satu tulisan yang sangat menyentuh, (almarhum) Arief Budiman menulis, ”Seorang intelektual yang bebas adalah seorang pejuang yang sendirian. Mula-mula...

Dialektika

May Luther Dewanto Sinaga* PIRAMIDA.ID- Coronakrasi? Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya terkait kata itu. Apa maknanya? Kenapa muncul? Dan apa pentingnya membahas kata itu?...

Pojokan

PIRAMIDA.ID– Beberapa waktu lalu, jagat laman facebook, khususnya Sumatera Utara, digegerkan dengan viralnya video (dugaan) persekusi disertai pengrusakan yang dilakukan segerombolan orang dari FPI...

Dialektika

Fitzerald Kennedy Sitorus* PIRAMIDA.ID- Saya sedang menulis buku tentang metafisika pada Kant dan Hegel. Saya mengawali bagian tentang Kant dengan cerita tentang gaya hidupnya....