Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, Juli 22, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Narasi Dampak Merokok: Biang Kemiskinan Hingga jadi Media Penularan COVID-19?

byRedaksi
23/08/2020
inPojokan
99
SHARES
704
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Aris Perdana Panggabean*

PIRAMIDA.ID- “Dampak merokok itu ngeri. Bisa menyebabkan berbagai penyakit. Bahkan bisa berakibat kematian. Jadi, jangan coba-coba merokok. Bagi yang terlanjur jadi perokok, segera berhenti.”

Kira-kira begitulah narasi soal rokok dan aktivitas merokok yang banyak beredar di berbagai media dan internet. Penyakit mengerikan juga kematian, bagaimana pun caranya, harus disebut sebagai dampak merokok. Seabsurd apa pun narasinya, pokoknya harus dikaitkan.

Beberapa media memang terang-terangan mempunyai agenda setting untuk mematikan industri rokok, atau setidaknya menjadi corong bagi kelompok antirokok. Jadi, isu-isu aneh yang mengemuka dengan tujuan mendiskreditkan rokok juga perokok, adalah hal yang lazim. Betapa pun anehnya.

Suatu waktu ada yang menyebut rokok jadi biang keladi kemiskinan. Lain waktu, ada yang membangun narasi bahwa asal usul tembakau merupakan air kencing iblis yang jatuh ke bumi. Di kesempatan lain, ada yang menyebut rokok haram karena filternya mengandung darah babi.

Sulit menemukan jenis logika yang bisa mengantarkan isu-isu tersebut masuk sampai ke akal kita. Tapi, ya, kembali lagi, semuanya agenda setting. Bagaimana pun caranya, publik harus dicekoki dengan beragam hal goblok mengerikan agar percaya bahwa dampak merokok itu juga mengerikan.

Terbaru, beredar kabar bahwa rokok bisa jadi transmisi penularan COVID-19. Maksudnya, virus corona bisa menyebar lewat rokok. Narasi ini jelas dibangun oleh rezim kesehatan–kelompok antagonis yang setia mengampanyekan bahaya rokok.

Kok bisa rokok jadi transmisi penularan virus corona? Bagaimana caranya? Jawabannya, karena perokok sering memegang rokok kemudian menyentuh mulut secara berulang. Sudah. Sesederhana itu.

Bagaimana, puas dengan penjelasannya?

Ya, begitulah. Pokoknya rokok berbahaya. Kebetulan sedang pandemi COVID-19, variabel bahaya rokok jadi bertambah. COVID-19 harus masuk ke dalam daftar dampak merokok. Sebelumnya, sahabat rokok, yakni korek sudah lebih dulu jadi terdakwa transmisi penyebaran virus corona.

Padahal, tak perlu merokok pun kalau tangan kita kotor ya tetap berpotensi terpapar virus. Kita makan pakai tangan. Minum juga pakai tangan. Kita bersin menutup pakai tangan. Kita memegang masker pakai tangan.

Oiya, hampir lupa, ngupil juga pakai tangan. Korek gigi habis makan sate kambing juga pakai tangan. Intinya, sebisa mungkin tangan kita harus selalu bersih, agar semua aktivitas yang melibatkan tangan, mulut dan hidung bisa aman. Kenapa malah nyalahin rokok?

Rokok memang barang yang punya faktor risiko. Maka dari itu konsumennya dibatasi oleh regulasi. Hanya mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun yang boleh merokok. Alias hanya orang dewasa. Orang dewasa sudah paham dengan faktor risiko.

Lagipun, rokok adalah barang legal. Peredarannya diregulasi, bahkan negara menerima manfaat materil dari eksistensi rokok dalam bentuk pajak dan cukai. Jadi, merokok bukan tindak kriminal. Sah-sah saja. Kalau gak suka rokok, ya jangan merokok. Kenapa harus mengaitkan rokok dengan isu yang absurd?

Oiya, lupa. Pokoknya rokok berbahaya. Betapa pun absurdnya.


Penulis merupakan manusia yang dikutuk untuk bebas. Kontributor di Komunitaskretek.or.id

Tags:#kampanye#kretek#rokok
Share40SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Dorong Kemandirian Ekonomi, Bendahara GP Ansor Pematangsiantar Ajak Masyarakat Aktif Kembangkan UMKM

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Negara Hukum Harus Berani Mengoreksi Diri, Jangan Pertahankan Status Tersangka Tanpa Dasar Hukum yang Kuat

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Tantang Penegakan Hukum yang Objektif: Jika Bukti Tak Cukup, Mengapa SP3 Tidak Dipertimbangkan?

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Jangan Biarkan Due Process of Law Kalah oleh Trial by Opinion, Ini 8 Alasan Hukum Soal Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan Opini, Penyidik Harus Berani Evaluasi Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Ada 8 Alasan Mengapa Perkara Febrie Adriansyah Patut Dipertimbangkan untuk Dihentikan Penyidikannya

21/07/2026

Populer

Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Tekanan Opini, Penyidik Harus Berani Evaluasi Perkara Febrie Adriansyah

21/07/2026
Berita

ILAJ Desak PWI Pusat: Wujudkan Keberpihakan Nyata dengan Tegur Perusahaan Media yang Abaikan Hak Jurnalis

21/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026
Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber