Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Kamis, Januari 15, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

Pilkada tetap Berlanjut, Komnas HAM Minta Pemerintah Jamin Kesehatan Warga

by Redaksi
30/09/2020
in Sorot Publik
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Komisioner Komnas HAM Hairansyah mengatakan lembaganya telah merekomendasikan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 untuk ditunda. Namun, pemerintah, DPR dan KPU telah memutuskan akan melanjutkan Pilkada serentak di tengah peningkatan kasus positif Corona.

Karena itu, Hairansyah meminta pemerintah dan penyelenggara untuk menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat sepanjang tahapan Pilkada Serentak 2020.

“Kalaupun Pilkada dilaksanakan maka protokol kesehatan harus maksimal dijalankan demi keselamatan publik. Namun perkembangannya tidak menggembirakan, karena kebijakan negara nampak tidak efektif. Itu ditunjukkan data kasus Covid-19 yang meningkat,” jelas Hairansyah dalam konferensi pers online, Selasa (29/9/2020).

Hairansyah juga mengingatkan kasus meninggalnya petugas penyelenggara pemilu karena kelelahan pada Pemilu 2019. KPU mencatat ada 894 petugas yang meninggal dan 5.175 petugas sakit. Ia berharap kasus tersebut tidak terulang kembali pada Pilkada serentak 2020 meski sejumlah penyelenggara telah terpapar corona.

Komnas juga meminta penyelenggara memastikan partisipasi pemilih di Pilkada serentak. Sebab, ini akan menjadi dasar legitimasi politik bagi pelaksanaan Pilkada dan juga sebagai pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

“Apalagi pasangan calonnya juga ada yang positif. Kita khawatirnya menyangkut kualitas penyelenggaraan dan hasil proses pemilihan. Karena situasi pandemi ini banyak hal yang tidak terduga,” tambahnya.

Ia juga menyoroti ketiadaan Undang-undang yang memayungi pelaksanaan Pilkada serentak di tengah pandemi corona. Hal ini berpotensi memunculkan masalah atau gugatan dari berbagai pihak di kemudian hari.

Sementara Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab meminta penyelenggara pemilu menyampaikan sikap terbuka terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang memasuki tahapan kampanye. Sebab, ia masih meragukan ketersediaan fasilitas kesehatan dan penerapan protokol kesehatan di berbagai daerah yang menjalankan Pilkada.

“Kita mendukung KPU dan Bawaslu terbuka untuk menyampaikan tantangan di lapangan dalam menyelenggarakan Pilkada tidak seenak yang diomongkan elit politik di Jakarta. Supaya kita menyadari bahaya di depan mata penyebaran Covid-19,” jelas Amiruddin.

Ia juga menangkap keraguan dari penyelenggara Pilkada serentak dalam menjalankan sanksi kepada orang yang melanggar protokol kesehatan. Sebab, proses pemberian sanksi tersebut memakan waktu beberapa bulan. Di samping itu, petugas juga tidak dapat menjerat pelanggar dengan sanksi sesuai UU Karantina karena tidak semua daerah menerapkan kebijakan karantina akibat Corona.

Pemerintah telah menetapkan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah akan berlangsung sesuai jadwal yakni 9 Desember 2020. Dalam rapat terbatas Senin (28/9), Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kapolri Idham Aziz untuk tegas dalam penerapan protokol kesehatan sehingga tidak ada klaster baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim angka kesembuhan dan kematian pasien Corona telah membaik. Sedangkan untuk ketersediaan tempat tidur secara nasional telah terisi 21.619 tidur dari 46.705 tempat tidur.

“Angka kematian dan kesembuhan Covid-19 ini relatif sudah baik, di mana angka kesembuhan sebesar 73,77 persen dan ini setara dengan (angka kesembuhan) global. Kemudian angka fatality rate 3,77 persen, sudah jauh terus membaik. Kemudian juga active rate Indonesia sudah mencapai sebesar 22,46 persen,” jelas Airlangga usai rapat terbatas melalui konferensi video, Senin (28/9/2020) seperti dikutip dari laman Setkab.

Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan realisasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020 telah mencapai sekitar Rp 14,5 triliun per 25 September 2020. Rinciannya KPU sebesar Rp 10,165 triliun (99,27 persen), Bawaslu Rp 3,433 triliun (99,02 persen) dan pengamanan Rp 1,053 triliun (69,36 persen).

Kemendagri mengimbau agar pemerintah daerah yang belum menuntaskan transfer anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ke KPU, Bawaslu dan Pengamanan agar dilakukan secepatnya.

“Khusus bagi para Penjabat Sementara (Pjs) yang tidak segera menyelesaikan NPHD nya, akan diusulkan kepada Mendagri agar Pjs tersebut diganti,” jelas Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto melalui keterangan tertulis Sabtu (26/9/2020).


Source: VOA Indonesia

Tags: #kesehatan#pandemi#pilkadaserentak
Share39SendShare

Related Posts

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Jefri Gultom Apresiasi Seruan Kemanusiaan Maruarar Sirait: “Sejalan dengan Presiden Prabowo dan Momentum Perayaan Harus Menjadi Ruang Solidaritas untuk Palestina”

21/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Tokoh Nasional Kristen, Jefri Gultom, menyampaikan apresiasi atas pernyataan Maruarar Sirait yang mengajak masyarakat memaknai momentum...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026
Berita

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026
Berita

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Komrad Pancasila: Harus Disikapi Hati-Hati, Berpotensi memantik “Agustus Kelabu”.

05/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber