Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Juli 6, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Sekolah Sebelum dan Sesudah Pandemi

byRedaksi
13/12/2020
inEdukasi
102
SHARES
727
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Thimotius Aritonang*

PIRAMIDA.ID- Nama saya Thimotius dan saya merupakan seorang siswa dari SMP Methodist Tanjung Morawa. Saya akan menuliskan pengamatan saya bagaimana keadaan sekolah sebelum pandemi, saat pandemi, dan sesudah pandemi dari sudut pandang saya sendiri.

Covid-19 pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020. Hari makin hari dampak dari hal tersebut makin membesar dan menyebabkan banyak perubahan dalam bentuk negatif pada setiap bidang maupun setiap orang. salah satunya adalah perubahan yang berdampak pada siswa.

Sebelum terjadinya pandemi, sekolah tetap dijalankan seperti pada umumnya, yaitu secara tatap muka. Dan pada saat Covid-19 berlangsung para siswa ditetapkan untuk mengikuti pelajaran secara daring. Ada beberapa perbedaan sebelum dan sesudah Covid-19 pada siswa dan sekolah menurut pengamatan saya, yakni sebagai berikut:

Seluruh siswa biasanya takut akan telat pada saat masuk kelas dalam setiap mata pelajarandan kita para siswa berusaha untuk mencegah ketelatan. Perbedaan yang saya temukan saat pandemi ini ialah siswa sudah mulai kurang peduli dengan namanya absensi.

25% siswa mulai mengabaikan hal tersebut dan sering terjadi keterlambatan pada saat pembelajaran daring. Atau bahkan ada siswa yang tidak menghadiri kelas tersebut.

Biasanya siswa selalu mendengarkan dan mengikuti pengarahan dari guru, terutama pemberian tugas dan hal lainnya. Karena jika siswa tidak menaati hal tersebut seorang siswa akan menanggung ganjarannya. Tetapi pada saat proses pembelajaran daring berlangsung siswa mulai kurang peduli dengan tugas yang diberikan oleh para guru dan tidak peduli dengan guru ataupun nilai mereka.

Pada saat sekolah tatap muka berlangsung siswa pasti menghadapi yang namanya ujian harian ataupun ujian semester, siswa belajar dan bekerja keras untuk mendapatkan nilai terbaik pada ujian tersebut.

Berbanding terbalik pada saat pembelajaran daring; pada saat ujian diadakan siswa hanya perlu menelusuri internet dan menyalin jawaban untuk soal mereka. Lama kelamaan hal ini akan terus berlanjut sehingga siswa akan semakin malas untuk mencari jawaban sendiri dan akan bergantung pada internet.

Hal yang saya amati tersebut terjadi beberapa bulan ini.

Dan kebiasaan-kebiasaan tersebut mulai menghilang dan beberapa siswa termasuk saya berusaha untuk berkomitmen agar lebih baik pada saat melakukan pembelajaran.

Para siswa mulai terdorong untuk berubah, Dan ada beberapa faktor, seperti tugas yang cukup menumpuk dan juga bersifat repetitif. Mulai bosan dalam pembelajaran daring dan selalu berada di rumah. Kurangnya komunikasi terhadap antar siswa.

Dampak-dampak yang saya amati tersbut sudah mulai terganti akan kebiasaan yang baru dan lebih baik.

Pada 2021 direncanakan bahwa sekolah akan mulai melangsungkan pembelajaran secara tatap muka. Hal tersebut juga didasari oleh pendapat masing-masing siswa apakah tepat atau tidak jika sekolah secara tatap muka diterapkan.

Proses oembelajaran yang akan terjadi setelah pandemi bergantung kepada orangnya masing masing. Kita tidak dapat menyalahkan siswa akan kebiasaan yang berubah pada saat pandemi ataupun juga dengan guru yang memberikan tugas dalam skala besar untuk mendorong para siswa agar lebih giat.

Harapan saya adalah kita dapat menyadarkan diri agar menerapkan kebiasaan yang lebih baru dan juga lebih baik. Saya ucapkan salam kepada seluruh siswa di indonesia dan untuk tetap selalu mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Stay safe!


Penulis merupakan siswa kelas 9 SMP swasta Methodist Tanjung Morawa. Member English Club “One Student One Letter 2020”

Tags:#pandemi#pelajar#pendidikan
Share41SendShare

Related Posts

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen

01/04/2025

Ekonomi Indonesia di Tengah Perang Dagang Global: Perspektif Alkitabiah dan Peran Mahasiswa Kristen Oleh: Fawer Full Fander Sihite.,S.Th.,S.H.,MAPS Perang dagang...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Viral Polri Disebut Terkorup, Komrad Pancasila Pasang Badan: Metodologinya Patut Dipertanyakan!

05/07/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Dialektika

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026
Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Berita

Sunat Gratis 41 Orang, KBG, Koin Dakwah, BKM Safinaatussalam Berkolaborasi di Bandar Huluan

28/06/2026

Populer

Berita

FESTIVAL U-12 RAMER PLUS FC 2026

01/07/2026
Sorot Publik

Tak Tanggung-tanggung, Masyarakat Serbalawan Perbaiki Tribun Lapangan Dobana

03/07/2026
Berita

Areal Lapangan Bola Serbalawan, Mulai Diperbaiki Secara Swadaya

28/06/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Gagalnya 27 PSW berangkat ke Manokwari. Aktivis Perempuan Kristen Kepri; Bukan Penggelapan, Ini Korupsi yang tidak berkemanusiaan

05/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sarankan Nadiem Makarim Konsultasi dengan Sjafrie Sjamsoeddin dan Luhut Pandjaitan Terkait Kasus Chromebook

14/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber