Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, September 5, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Selalu Digaji Terlambat, BHL PTPN IV Menjerit

byRedaksi
14/12/2021
inBerita
106
SHARES
754
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Perlakuan tidak menyenangkan dialami para pekerja lepas atau kerap disebut buruh harian lepas (BHL) di hampir semua unit kebun PTPN IV. Para BHL selalu digaji terlambat oleh vendor (kontraktor) sehingga pekerja ini kewalahan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Informasi yang didapatkan bahwa para BHL yang kebanyakan bekerja di bidang pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM), seyogianya digaji oleh pihak vendor yang memakai jasa tenaganya per tanggal 5 setiap bulannya, di samping mendapatkan gaji kecil (pinjaman) per tanggal 15 setiap bulan.

Setelah memberikan gaji per tanggal 5 maka pihak kebun akan memberikan bayaran kepada vendor antara tanggal 15 sampai 20.

Namun kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa hampir semua BHL yang berada di lingkungan PTPN IV menjerit karena keterlambatan gajian.

“Kewalahan jugalah kami, kalau mau ngutang ke warung buat beli sembako pun takut karena gak ada kepastian waktu gajiannya, harusnya tanggal 5 tiap bulan ini mau sampai tanggal 20 baru dikasi dan gajian kecil pun gak ada lagi,” bilang SP yang bekerja pada CV. RWM di unit Bah Jambi.

SP menuturkan bahwa CV. RWM yang memakai jasa tenaganya dianggap tidak manusiawi, karena tidak memperhatikan kebutuhan hidup para karyawannya.

“Gak manusiawilah kalau kita bilang karena dia (red: perusahaan) tahunya pekerjaan harus beres, sementara kebutuhan hidup kami tersendat,” cecarnya.

Informasi yang dihimpun oleh kru media ini, dari puluhan jumlah vendor yang bekerja di seluruh unit kebun PTPN IV, hanya ada sekitar 3 vendor yang memberikan gaji karyawan tepat waktu.

Keterlambatan gaji karyawan di lingkungan kebun ini pun membuat Ikhsan Gunawan, Sekretaris Cabang Serikat Pekerja Pemuda Pancasila (SP3) Kabupaten Simalungun angkat bicara.

“Kami sudah terima laporan dari beberapa pekerja BHL di kebun dan kami juga sudah lakukan pengolahan data, benar itu yang terjadi bahwa BHL sering digaji terlambat, dan keterlambatan itupun waktunya sangat panjang,” ujar Ikhsan.

“SP3 Simalungun juga sudah lakukan penelusuran lokasi, di mana saja karyawan yang alami itu, beberapa waktu lalu pihak kami juga sudah lakukan audiensi dengan pengawas Dinas Ketenagakerjaan wilayah II dan hal ini sudah kami sampaikan. Hasilnya mereka siap membantu jika menemukan masalah seperti ini,” beber Ikhsan.

Pria ini menuturkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati Dinas Ketenagakerjaan kabupaten dan provinsi agar pihak terkait memberikan sanksi atas perusahaan yang menelantarkan karyawannya.

“Akan kita surati dinas tenaga kerja provinsi dan kabupaten agar perusahaan bandal seperti ini diberi sanksi dan pihak direksi PTPN IV juga agar segera mengevaluasi para vendor yang menelantarkan para karyawan, bila perlu kita minta dengan tegas agar direksi PTPN IV tidak lagi mengikutsertakan vendor bandal dalam pekerjaan kebun,” tegas Ikhsan mengakhiri saat dihubungi melalui telepon genggamnya, pada Selasa (14/4).(FDY)

Tags:#buruh#gaji#kebun#ptpn#vendor
Share42SendShare

Related Posts

Persatuan Tak Dibela dengan Kekerasan: Komrad Pancasila Dukung Polri Bongkar Tuntas Kematian Bambang Setiyawan

04/09/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA — Kematian Bambang Setiyawan (59), pedagang cermin di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, menyisakan luka sekaligus pertanyaan serius....

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026

PIRAMIDA.ID – Direktur Pro-Public Institute, Goklif Manurung, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026

PIRAMIDA.ID-Tim penyidik Polda Kepri yang dipimpin oleh Iptu Yanti Harefa mendatangi lingkungan Djuwita Play Group dan memeriksa sejumlah titik yang...

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026

PIRAMIDA.ID- BATAM, Sejumlah mahasiswa di Kota Batam yang tergabung dalam Koalisi Angkatan Muda Bersatu Kota Batam akan menggelar aksi unjuk...

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN, 25 Agustus 2026 — Polemik penundaan transaksi rekening milik Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB),...

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- AEKKANOPAN, LABURA — Senin, 24 Agustus 2026 — PCM Siantar Utara bersama Majelis Dikdasmen Siantar Utara, jajaran kepala sekolah...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Persatuan Tak Dibela dengan Kekerasan: Komrad Pancasila Dukung Polri Bongkar Tuntas Kematian Bambang Setiyawan

04/09/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

Populer

Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Resmi Dilantik, GMKI Pangkalpinang Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Elemen Masyarakat Mengatasi Pandemi

29/09/2021
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Edukasi

Kesenjangan Sosial Wilayah Perkotaan Menurut Pandangan Sosiologi

25/10/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber