Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, November 1, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Terkait Kudeta Myanmar, Pengurus Pusat GMKI: Indonesia Harus Menjadi Garda Terdepan Mengawal Demokrasi di ASEAN

byRedaksi
10/03/2021
inBerita
98
SHARES
702
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Kudeta Myanmar sudah merusak citra demokrasi negara-negara di ASEAN, karena kudeta tersebut berdampak luas bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat Myanmar dan negara-negara lain yang memiliki hubungan diplomatik dengan Myanmar.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Jefri Gultom menilai Kudeta Myanmar akan sangat berdampak bagi Indonesia, karena Myanmar memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Berdasarakan data yang dihimpun oleh Bidang Hubungan Internasional Pengurus Pusat GMKI, ekspor Indonesia ke Myanmar meliputi kertas dan produk dari kertas, minyak sawit, besi, dan baja, tembakau dan karet.

Sementara itu, impor Indonesia dari Myanmar meliputi tepung kanji, kayu, kacang-kacangan, soda, ikan dan sayur-mayur.

“Myanmar menunjukkan keinginannya mengimpor pupuk maupun semen dan mengundang para investor Indonesia demi menginvestasi maupun membuka bisnis di Myanmar,” ungkap Jefri Gultom.

Jefri Gultom menambahkan pemerintah Indonesia diharapkan dapat berperan sebagai aktor utama yang mendorong Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara yang tergabung di ASEAN serta lembaga-lembaga kerja sama dunia untuk bersikap tegas merespon kudeta militer di Myanmar, dan Indonesia harus mampu menjadi garda terdepan sebagai pengawal keutuhan demokrasi di ASEAN.

GMKI juga terus menelusuri bahwa Kantor HAM PBB mengungkapkan, jumlah korban jiwa selama kudeta Myanmar telah mencapai angka 54 orang dan 1700 orang yang ditangkap akibat demonstrasi melawan kudeta Myanmar.

“Mereka ditangkap secara sewenang-wenang dan ditahan karena keterlibatannya dalam protes (menentang kudeta Myanmar) atau aktivitas politiknya. Mereka terdiri dari anggota politisi, aktivis hak asasi manusia, panitia pemilu, guru, pekerja medis, jurnalis, dan biksu, penangkapan dan penahanan sewenang-wenang itu dilakukan sejak 1 Februari 2021 bahkan terjadi penembakan yang mengakibatkan banyak korban meninggal dunia,” tegas Jefri Gultom yang juga mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia.

Pada tanggal 6 Maret 2021, kami dari PP GMKI telah melakukan Webinar Internasional yang membahas tentang kudeta militer Myanmar dan peserta yang hadir ada dari berbagai negara di ASEAN.

Webinar tersebut mengharapkan lahirnya gerakan solidaritas untuk membantu masyarakat korban kudeta dan mencari solusi untuk memulihkan kembali demokrasi Myanmar, usai diskusi kami juga mengirim papan bunga kepada Kedutaan Besar Myanmar di Indonesia dengan tulisan Democracy For Myanmar.

“Adapun tujuan dari kegiatan webinar tersebut adalah: Menghimpun informasi terkait kudeta Myanmar dan ancaman demokrasi yang terjadi; Membangun kerja sama lintas pemuda Kristen di Asia-Pasifik dan menyerukan kebebasan demokrasi di negara Myanmar; Melihat, mengamati setiap persoalan dan serta mencari win-win solution di Myanmar; Mensosialisasikan solusi yang akan ditawarkan oleh pemuda Kristen Asia-Pasifik kepada pemerintahan negara Myanmar; sebagai referensi bagi negara dan instansi yang memerlukan serta menambah wawasan masyarakat global terkait kudeta Myanmar,” tutup Jefri Gultom.(*)

Tags:#demokrasi#myanmar#sosialisasi
Share39SendShare

Related Posts

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026

MPIRAMIDA.ID-Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet. Istilah ini tidak sekadar...

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026

PIRAMIDA.ID- Gading Simangunsong, Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, menolak wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak me-redefinisi tindak pidana...

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Edukasi

Aksi Demo Mahasiswa dan Buruh dalam Perumusan UU Cipta Kerja dilihat dari Pandangan Sosiologi Konflik

25/10/2022
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus