Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, September 4, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Persatuan Tak Dibela dengan Kekerasan: Komrad Pancasila Dukung Polri Bongkar Tuntas Kematian Bambang Setiyawan

byCFT
04/09/2026
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID | JAKARTA — Kematian Bambang Setiyawan (59), pedagang cermin di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, menyisakan luka sekaligus pertanyaan serius. Ia diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di tengah kericuhan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut bukan sekadar tindak kekerasan biasa. Hilangnya nyawa seorang warga yang tidak berdaya di tengah kerumunan merupakan serangan terhadap rasa aman, ketertiban sosial, dan nilai kemanusiaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.

Komrad Pancasila menyatakan dukungan penuh kepada Polri, khususnya Polda Metro Jaya, untuk mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti. Penyelidikan diharapkan tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak yang menggerakkan, memfasilitasi, atau merancang kekerasan apabila ditemukan bukti yang mengarah ke sana.

Polda Metro Jaya telah merilis dua sketsa wajah terduga pelaku berdasarkan keterangan para saksi yang dicocokkan dengan hasil analisis rekaman CCTV serta petunjuk digital lainnya. Penyidik juga menyatakan masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. (inp.polri.go.id⁠, tribratanews.polri.go.id⁠, tirto.id⁠)

Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menegaskan bahwa kematian Bambang tidak boleh tenggelam di balik riuhnya perdebatan politik maupun saling tuding di ruang publik.

“Nyawa Bambang tidak boleh hilang tanpa keadilan. Kami mendukung Polri dan Polda Metro Jaya untuk membongkar perkara ini sampai ke akar-akarnya. Temukan siapa yang melakukan, siapa yang membantu, dan apabila bukti menunjukkan adanya penggerak atau aktor intelektual, ungkap secara terbuka serta proses sesuai hukum,” ujar Antony Komrad.

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati. Namun, demonstrasi tidak pernah dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan pengeroyokan, perusakan, intimidasi, ataupun menghilangkan nyawa orang lain.

“Penyampaian aspirasi memiliki kehormatan ketika dilakukan dengan tertib dan beradab. Begitu kekerasan mengambil alih, perjuangan kehilangan legitimasi moralnya. Tidak ada gagasan yang menjadi lebih benar hanya karena diteriakkan sambil mengayunkan bambu atau memukul orang yang tidak berdaya,” tegasnya.

Antony juga mengecam segala tindakan kekerasan yang dibungkus dengan alasan menjaga persatuan, membela kelompok, ataupun mempertahankan kepentingan tertentu. Menurutnya, persatuan bangsa tidak mungkin dibangun melalui ketakutan dan kebrutalan.

“Persatuan tidak pernah membutuhkan korban. Persatuan yang dipaksakan dengan ancaman dan kekerasan bukanlah persatuan, melainkan dominasi. Pancasila mengajarkan kemanusiaan dan keadilan, bukan persekusi serta penghakiman jalanan,” katanya.

Komrad Pancasila sekaligus mengajak masyarakat menahan diri dari tuduhan yang belum ditopang alat bukti. Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penyidikan sejauh ini belum menemukan indikasi bahwa terduga pelaku merupakan bagian dari organisasi atau komunitas tertentu. Karena itu, proses hukum harus dijaga dari spekulasi, tekanan massa, dan upaya membangun kesimpulan sebelum penyidikan selesai. (antaranews.com⁠)

Dukungan terhadap kepolisian, lanjut Antony, harus berjalan beriringan dengan harapan akan keterbukaan perkembangan penyidikan. Transparansi diperlukan agar ruang publik tidak dipenuhi kabar bohong, prasangka, maupun narasi provokatif yang justru dapat memperkeruh keadaan.

“Kepolisian harus diberikan kesempatan bekerja berdasarkan metode penyidikan dan alat bukti. Namun, masyarakat juga berhak memperoleh perkembangan yang jelas. Kecepatan, ketelitian, dan keterbukaan akan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Komrad Pancasila berharap Polri dan Polda Metro Jaya dapat segera mengidentifikasi serta menangkap seluruh pelaku, memastikan motif kejadian, dan mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain secara objektif. Siapa pun yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tanpa memandang identitas, afiliasi, ataupun kepentingan yang berada di belakangnya.

Keadilan bagi Bambang Setiyawan bukan hanya menjadi hak keluarga korban. Penuntasan perkara ini juga merupakan ujian bagi negara dalam memastikan bahwa jalanan tidak boleh berubah menjadi ruang penghakiman dan bahwa tidak seorang pun dapat merampas nyawa manusia dengan berlindung di balik kerumunan.

“Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan. Hukum harus hadir bukan untuk membalas kemarahan dengan kemarahan, melainkan untuk menemukan kebenaran, melindungi masyarakat, dan memastikan tragedi seperti ini tidak kembali terulang,” tutup Antony Komrad.

Tags:#berita#Jakarta#ormas#poldametrojaya#polri#viral
Share39SendShare

Related Posts

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026

PIRAMIDA.ID – Direktur Pro-Public Institute, Goklif Manurung, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026

PIRAMIDA.ID-Tim penyidik Polda Kepri yang dipimpin oleh Iptu Yanti Harefa mendatangi lingkungan Djuwita Play Group dan memeriksa sejumlah titik yang...

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026

PIRAMIDA.ID- BATAM, Sejumlah mahasiswa di Kota Batam yang tergabung dalam Koalisi Angkatan Muda Bersatu Kota Batam akan menggelar aksi unjuk...

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN, 25 Agustus 2026 — Polemik penundaan transaksi rekening milik Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB),...

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- AEKKANOPAN, LABURA — Senin, 24 Agustus 2026 — PCM Siantar Utara bersama Majelis Dikdasmen Siantar Utara, jajaran kepala sekolah...

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

PIRAMIDA.ID- Senin,24 Agustus 2026 Dalam sebuah perjalanan sejarah tentu banyak cerita dan alur yang bertambah yang terkadang menutup nilai dari sejarah...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Persatuan Tak Dibela dengan Kekerasan: Komrad Pancasila Dukung Polri Bongkar Tuntas Kematian Bambang Setiyawan

04/09/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

Populer

Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Resmi Dilantik, GMKI Pangkalpinang Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Elemen Masyarakat Mengatasi Pandemi

29/09/2021
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber