Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Bagaimana Smartphone Mempengaruhi Hubungan Kita

byRedaksi
08/05/2021
inPojokan
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Thseen Nazir tidak sejenak pun melihat smartphone-nya ketika memberikan kuliah di Ibn Haldun University di Istanbul, Turki. Asisten guru besar di departemen psikologi itu banyak meriset dampak teknologi komunikasi terhadap interaksi sosial, terutama menyangkut perilaku mengabaikan teman untuk membuka ponsel alias “phubbing.”

“Perilaku ini mengganggu waktu berkualitas,” katanya, dan “kita pun tidak menyadarinya.”

“Smartphone memungkinkan kita berhubungan dengan orang terdekat dengan mudah, tapi terkadang piranti ini menghalangi kita bertatap muka dan ini bisa menjadi masalah,” tambah Genavee Brown, Guru Besar Psikologi di Universitas Northumbria, Inggris.

Uniknya, faktor usia turut berperan dalam perilaku asosial seputar smartphone. Pada survey yang dibuat Nazir pada 2020, persepsi kaum muda dan tua “dalam menghadapi perilaku ini sama sekali berbeda.”

Tapi kerugian tidak hanya ditanggung oleh mereka yang dacuhkan oleh lawan bicara, melainkan pelaku juga.

Sebuah riset oleh Universitas Northumbria di AS pada 2016 silam menunjukkan semakin lama sebuah pasangan menggunakan ponsel, semakin berkurang pula kualitas interaksinya. Studi itu menyimpulkan kebiasaan menggunakan smartphone memperburuk interaksi, terlepas dari kedekatan subyek dengan lawan bicara.

Studi lain yang melibatkan 300 responden di Jurnal Psikologi Eksperimental pada 2017 menemukan bahwa mereka yang meletakkan smartphone di atas meja ketika sedang makan bersama, merasa konsentrasinya terganggu, dan sebabnya kurang menikmati waktu bersama teman.

Tapi buat banyak orang, terutama generasi muda, menggunakan smartphone setiap waktu sudah menjadi norma umum.

Bergantung pada alasan 

“Dalam perbincangan ringan, sudah menjadi kelaziman bahwa semua orang memegang smartphone di tangan,” kata Milena, 17, asal Jerman. “Karena kaum muda sudah terbiasa, saya tidak melihatnya sebagai tindakan tidak sopan, hanya memang kurang menyenangkan. Saya pribadi tidak suka jika teman saya berbicara sembari sesekali memeriksa smartphonenya.”

Temannya, Pauline, yang juga berusia 17 tahun, mengatakan pengecualian diberikan bergantung pada alasan menggunakan smartphone. “Rasanya tidak menyenangkan, tapi saya tidak melihatnya sebagai sesuatu yang buruk.”

Reaksi serupa dicatat responden sebuah studi yang dirilis di jurnal ilmiah Human Behaviour and Emerging Technologies. Penelitian tersebut menyimpulkan orang akan merasa dijauhkan ketika lawan bicaranya menggunakan smartphone untuk alasan banal seperti berselancar online, atau menjawab pesan yang tidak penting.

Sebaliknya, para responden sepakat, hal serupa tidak terjadi jika lawan bicara punya alasan penting untuk menggunakan smartphone.

Mengakhiri kebiasaan

Bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi smartphone saat berinteraksi sosial, ada sejumlah solusi kreatif yang bisa diuji coba.

Beberapa orang menggunakan aplikasi untuk memblokir internet, sementara yang lain menyimpan smartphonenya di dalam kotak khusus yang baru terbuka setelah sejumlah waktu.

Sebuah perusahaan bahkan mendesain gelang yang dipasang pada ponsel dan bertuliskan “lihat ke depan.”

Genavee Brown merekomendasikan untuk memperkuat komunikasi. Menurutnya jika mendapat perilaku “phubbing” dari teman atau keluarga, tanyakan kenapa mereka melakukannya, kata Brown.

“Anda bisa menjelaskan bagaimana perasaan Anda ketika diabaikan dan ajak untuk mencari solusi bersama-sama.”(*)


DW Indonesia

Tags:#komunikasi#smartphone#sosial
Share39SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

Populer

Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Pojokan

Musik Disco, Bagaimana Asal Mula Terbentuknya?

17/05/2022
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Edukasi

Kamus Digital Bahasa Batak ke Dalam Bahasa Indonesia

20/11/2022
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus