Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Dari Skandal Akademik ke Dugaan Politik Curang: Gelombang Penolakan Pradana di Pemilihan ILUNI UI 2025

byCFT
15/08/2025
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Pemilihan Langsung (Pemila) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025–2028 yang seharusnya menjadi ajang demokrasi bersih dan berintegritas kini diguncang isu besar. Salah satu kandidat, M. Pradana Indraputra, dituding membawa jejak skandal akademik terbesar di UI dalam beberapa tahun terakhir dan kini dihadapkan pada tuduhan baru dugaan keterlibatannya dalam kebocoran data pemilih.

Pemila kali ini melibatkan tujuh calon, dengan proses e-voting yang akan digelar pada 23–24 Agustus 2025 melalui aplikasi UI Connect. Sekitar 10.000 alumni telah terverifikasi sebagai pemilih sah. Namun, semangat demokrasi ini justru dibayang-bayangi oleh pertanyaan serius soal integritas calon dan independensi proses pemilihan.

Pradana dikenal sebagai staf Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia yang saat ini menjadi pusat sorotan karena dugaan plagiat disertasi doktoralnya di UI. Skandal tersebut telah mencoreng reputasi akademik kampus, memalukan dunia pendidikan tinggi Indonesia, dan menjadi simbol runtuhnya integritas akademik.

Temuan terkait disertasi Bahlil Lahadalia mencakup dugaan ketidakjujuran dalam pengambilan data penelitian tanpa izin narasumber dan penggunaan data yang tidak transparan, pelanggaran standar akademik dengan penerimaan dan kelulusan kilat tanpa memenuhi syarat, perlakuan istimewa dalam proses akademik seperti pembimbingan khusus, perubahan mendadak penguji, hingga kelulusan, serta konflik kepentingan karena Promotor dan CO-Promotor memiliki hubungan profesional dengan kebijakan yang diatur Bahlil saat menjabat pejabat negara.

Dugaan plagiat disertasi Bahlil melibatkan Alvian Cendy Yustian yang diduga pegawai Kementerian Investasi yang pernah dikomandoi oleh Bahlil Lahadalia. Nama lain yang turut dicantumkan adalah Dimas, Adhi, Rifqi, Faiz, Amel, dan Alvian yang disebut Bahlil sebagai tim pendukung disertasi dalam kata pengantar. Pola kerja Bahlil yang melibatkan orang-orang terdekatnya yang juga pegawainya, diduga kuat telah membudaya.

Sehingga Pradana selaku Stafsus Bahlil sebagai terduga pelaku skandal plagiat ini memunculkan kekhawatiran serius. Apakah ada kecurangan lain yang juga melibatkan pegawai Bahlil yang lain? Mengingat, budaya curang yang merusak dunia akademik bisa saja menjalar ke ruang demokrasi alumni. Jika UI pernah dibuat malu di ruang sidang akademik karena plagiarisme, maka ILUNI UI berpotensi dipermalukan di panggung demokrasi jika mengabaikan tanda-tanda bahaya ini.

Kekhawatiran berlanjut, Tempo memberitakan adanya dugaan kebocoran data pemilih yang diduga mengalir ke pihak tertentu, “Isu Dugaan Penyalahgunaan Data Muncul di Pemilihan Ketum ILUNI UI: Sejumlah alumni menilai dugaan penyalahgunaan data tersebut dapat mengganggu integritas pemilihan.”

Berita Tempo menyatakan “dugaan penyalahgunaan data sekitar 6.000 Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) oleh salah satu kandidat untuk mendaftarkan pemilih ke aplikasi UI Connect tanpa sepengetahuan pemilik data.”

Michael Graceson, mahasiswa Magister FH UI selaku narasumber, menilai isu kebocoran data ini harus dipandang lebih jauh dari sekadar pelanggaran administratif. “Masalahnya bukan hanya pada teknis pemilu, tapi pada budaya politik curang yang berpotensi direproduksi dari ruang akademik ke ruang demokrasi. Jika dibiarkan, hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi organisasi alumni,” tegasnya.

Menyusul kemudian, muncul kabar kandidat yang diduga memanfaatkan kebocoran 6.000 NPM tadi juga didukung Ketua Umum Partai Politik besar pendukung utama pemerintahan Prabowo–Gibran. Kedua skandal ini kemudian ditafsirkan menyasar pada Pradana yang menjadi nama yang paling sering dikaitkan dalam percakapan alumni UI, karena hanya Pradana lah kandidat yang dekat dengan Bahlil selaku Ketua Umum Partai Politik.

Share39SendShare

Related Posts

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., menyoroti lambatnya penanganan laporan dugaan...

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026

  PIRAMIDA.ID- Pematangsiantar - Persoalan kemiskinan di Kota Pematangsiantar dinilai masih menyisakan problematika sosial yang membutuhkan intervensi serius pemerintah. Di tengah...

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., MAPS., meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota...

Ketua ILAJ Desak Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Bayi 8 Bulan di Labura Diusut Tuntas

12/10/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., MAPS, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang...

Ketua ILAJ Soroti Kasus Perundungan Siswi SD di Medan, Minta Polisi Usut Tuntas

12/10/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., MAPS, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Bayi 8 Bulan di Labura Diusut Tuntas

12/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Soroti Kasus Perundungan Siswi SD di Medan, Minta Polisi Usut Tuntas

12/10/2026

Populer

Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus