PIRAMIDA.ID– Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Sihite, mendesak Kapolres Simalungun untuk segera menangkap seorang bandar narkoba berinisial TL yang diduga kuat beroperasi di Kampung Korem, Nagori Mekar Bahalat, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.
Desakan ini disampaikan menyusul hasil investigasi lapangan yang dilakukan ILAJ, yang menemukan bahwa aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut sudah berlangsung secara terang-terangan dan sangat meresahkan masyarakat.
“Berdasarkan hasil investigasi kami, bandar berinisial TL ini beroperasi hampir tanpa henti, bahkan diduga aktif 24 jam melayani transaksi narkoba jenis sabu,” tegas Fawer dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, ILAJ mengungkapkan bahwa perputaran narkoba yang dikendalikan oleh TL tergolong besar. Dalam sehari, TL diduga mampu mengedarkan hingga setengah ons (±50 gram), yang jika dikalkulasikan dalam satu bulan dapat mencapai setengah kilogram (±1500 gram).
“Ini bukan lagi skala kecil. Jika benar per hari setengah ons, maka dalam sebulan bisa tembus setengah kilogram. Ini sudah masuk kategori jaringan serius yang harus segera ditindak,” lanjutnya.
Fawer juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan. Menurutnya, peredaran narkoba di Kampung Korem telah menyebabkan banyak korban, khususnya dari kalangan pemuda.
“Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan. Banyak masyarakat yang mulai terdampak, generasi muda kita menjadi korban. Negara tidak boleh kalah dengan bandar seperti ini,” ujarnya.
ILAJ pun meminta Kapolres Simalungun untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan langkah tegas berupa penangkapan terhadap TL serta membongkar jaringan yang lebih luas.
“Kami mendesak Kapolres Simalungun segera bertindak. Tangkap TL dan bersihkan Kampung Korem dari peredaran narkoba. Jika dibiarkan, ini akan semakin merusak tatanan sosial masyarakat,” tutup Fawer.
ILAJ menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini dan siap menyerahkan data hasil investigasi kepada aparat penegak hukum guna mempercepat proses penindakan. (Tim).

















