Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alat Menggerus Kepercayaan Publik terhadap Satgas PKH

byPiramida.id
25/07/2026
inBerita
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

JAKARTA – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menilai penanganan perkara yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tidak boleh berkembang menjadi narasi yang justru mendegradasi kepercayaan publik terhadap Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Menurut Fawer, dalam beberapa waktu terakhir muncul berbagai informasi, opini, dan narasi di ruang publik yang mengaitkan perkara Febrie Adriansyah dengan kinerja Satgas PKH secara keseluruhan. Padahal, setiap proses hukum harus dipisahkan dari penilaian terhadap institusi maupun program strategis negara yang memiliki tujuan besar dalam penyelamatan aset dan penataan kawasan hutan.

“Publik harus diberikan informasi yang utuh, berimbang, dan berdasarkan fakta. Jangan sampai opini yang berkembang justru membentuk persepsi seolah-olah Satgas PKH merupakan bagian dari persoalan hukum yang sedang diproses, tanpa dasar yang jelas,” ujar Fawer.

Ia menegaskan bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat berpotensi menyesatkan masyarakat serta menggerus kepercayaan terhadap lembaga negara yang sedang menjalankan mandat penting. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan mengedepankan asas kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Jangan mencampuradukkan proses hukum terhadap individu dengan legitimasi lembaga. Apalagi jika narasi yang dibangun lebih banyak bersifat asumsi daripada berdasarkan fakta yang telah dibuktikan secara hukum,” tegasnya.

Fawer juga mengingatkan bahwa dalam negara hukum, setiap orang berhak memperoleh proses hukum yang adil serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Di sisi lain, masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang objektif agar tidak terbentuk opini yang menyesatkan.

Menurutnya, derasnya narasi yang berupaya menghubungkan perkara ini dengan Satgas PKH justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut layak menjadi perhatian sehingga seluruh pihak dapat memastikan bahwa proses hukum berjalan secara transparan, profesional, dan bebas dari kepentingan di luar penegakan hukum.

“Ketika sebuah perkara terus-menerus diarahkan menjadi konsumsi opini yang berujung pada penurunan kepercayaan terhadap program strategis negara, tentu publik berhak bertanya apakah terdapat kepentingan lain yang sedang bermain. Pertanyaan seperti itu merupakan sesuatu yang wajar dalam ruang publik dan justru harus dijawab melalui proses hukum yang transparan, bukan dengan membiarkan spekulasi berkembang,” katanya.

Karena itu, ILAJ mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses hukum secara objektif serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Penegakan hukum harus tetap berjalan, namun kepercayaan publik terhadap institusi negara juga harus dijaga melalui keterbukaan informasi, profesionalisme aparat penegak hukum, dan penghormatan terhadap prinsip-prinsip negara hukum.

“ILAJ berpandangan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan penyampaian informasi yang berbasis fakta merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, proses hukum dapat berjalan secara kredibel tanpa menimbulkan persepsi yang merugikan institusi negara maupun kepentingan publik,” tutup Fawer. (TIM)

 

Share39SendShare

Related Posts

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026

MPIRAMIDA.ID-Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet. Istilah ini tidak sekadar...

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026

PIRAMIDA.ID- Gading Simangunsong, Alumni Diklat Antikorupsi Nasional 2025, menolak wacana Ketua DEN Luhut Binsar Panjaitan yang hendak me-redefinisi tindak pidana...

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Matinya kepakaran merupakan persoalan yang semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses internet

23/10/2026
Berita

Aktivis Antikorupsi Kritik Wacana Redefinisi Korupsi: Berpotensi impunitas

23/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus