Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDunia

Kisah di Balik Foto Paling Ikonik Einstein

byRedaksi
16/03/2021
inDunia
100
SHARES
716
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Saat itu tanggal 14 Maret 1951, hari Albert Einstein tepat berulang tahun ke-72. Fisikawan terkenal yang lahir di kota Ulm, di selatan Jerman ini telah tinggal di Amerika Serikat selama bertahun-tahun. Saat itu, dia bekerja di Institute for Advanced Study di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat. Perayaan ulang tahun diadakan di pusat penelitian itu untuk menghormatinya.

Sementara di luar gedung, para paparazzi bersembunyi dan berharap dapat mendengar salah satu sindiran cerdas profesor paling terkenal di dunia itu mengenai situasi politik global. Selain itu, tentu saja untuk mengambil gambar yang sempurna di hari ulang tahunnya.

Dikenal bukan sebagai penggemar hiruk-pikuk media, dan semakin bosan menjadi juru bicara, hari itu Einstein merasa kesal dengan kehadiran paparazzi. Namun kenyataannya, saat itu dia ada di sana, terjebak di kursi belakang limusin, terjepit di antara mantan direktur institut penelitian, Frank Aydelotte, dan istrinya, Marie. Allbert Einstein pun tidak dapat melepaskan diri dari kilatan bohlam para fotografer.

“Cukup sudah, cukup …” teriaknya berulang kali ke arah kerumunan yang terus memaksa mengambil gambarnya. “Hei, Profesor, ayo senyum untuk foto ulang tahun,” teriak seseorang di antara mereka.

Sebagai isyarat bahwa dirinya sedang kesal, Einstein yang terkenal berjiwa bebas dan sering bertindak tidak konvensional ini menjulurkan lidah ke para pengejarnya – momen ini segera ditangkap oleh fotografer Arthur Sasse.

Gambar tersebut dengan cepat beredar ke seluruh dunia, menjadi gambar yang ikonik.

Foto hasil editan Einstein

Profesor linglung dengan rambut acak-acakan, dan sering lupa memakai kaus kaki ini adalah pemikir paling cemerlang di dunia. Ia digadang menjadi sosok mitos sepanjang hidupnya. Foto nakal itu kemudian membuatnya menyandang status sebagai ikon budaya pop.

Namun, bukan fotografernya yang membuat foto tersebut tenar ke seluruh dunia, tetapi Einstein sendiri. Dia memesan banyak cetakan foto itu dan memotongnya sehingga pasangan Aydelotte tidak lagi terlihat di foto. Einstein kemudian mengirimkan puluhan foto yang telah diedit itu ke rekan, teman, dan kenalannya.

“Lidah yang terjulur mencerminkan pandangan politik saya,” tulisnya kepada seorang kawan bernama Johanna Fantova. Pada tahun 2009, salinan asli foto yang ia tanda tangani berhasil terjual dalam lelang dengan harga 74.324 dolar AS (sekitar Rp 1 miliar), dan menjadikannya sebagai foto orang jenius termahal yang pernah ada.

Kebodohan manusia “tidak berbatas”

Lahir sebagai orang Yahudi, Einstein telah melarikan diri dari Nazi Jerman dan tahu bagaimana rasanya menjadi subjek perburuan yang dipimpin pemerintah. Karena itu, dia tidak memaafkan Perang Dingin dan perburuan orang-orang yang dituduh komunis oleh Senator John McCarthy, di mana banyak politisi, intelektual, dan seniman dituduh “bukan orang Amerika”.

Einstein banyak bicara tentang kebodohan manusia yang semacam ini. “Hukum orang bodoh tidak dapat diatasi karena jumlah mereka begitu banyak, dan suara mereka sama pentingnya dengan suara kita” demikian bunyi kutipan Einstein yang diterjemahkan dari bahasa Jerman. “Ada dua hal yang tidak terbatas: alam semesta dan kebodohan manusia. Tapi saya tidak begitu yakin tentang alam semesta,” kata profesor itu.

Einstein menghadapi kebodohan ini dengan kejeniusan – dan sedikit humor. Sejak dijepret pada hari ulang tahun Einstein di tahun 1951, foto dirinya yang tengah menjulurkan lidah telah direproduksi jutaan kali. Kini foto itu dicetak di poster dan kaus oblong, kartu ucapan, mug, dan mural. Dan bahkan hari ini, beberapa dekade setelah kematiannya, pemikir revolusioner dan profesor jenius ini masih memiliki banyak penggemar, dari kaum muda hingga generasi senior.(*)


DW Indonesia

Tags:#einstein#foto#unik
Share40SendShare

Related Posts

KOMRAD : Jakarta Buktikan Diri, Dari Kota Rawan Jadi Salah Satu Kota Teraman Di ASEAN

09/04/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 8 April 2026 - Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta...

Perang Israel-Iran Menunjukkan Pentingnya STEM, Fawer Sihite: Dukung Sikap Presiden Prabowo

22/06/2025

PIRAMIDA.ID - Dalam sebuah wawancara eksklusif yang berlangsung di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat, Fawer Sihite menegaskan bahwa perang antara...

Kebahagiaan Berasal dari Keyakinan dalam Diri

10/07/2023

PIRAMIDA.ID- Pernahkah Anda berkata pada diri sendiri saat marah, ‘Saya tidak boleh marah?' Atau mungkin ketika Anda merasa sedikit sedih,...

Mengapa Orang Terlihat Serius dan Tidak Tersenyum di Foto-foto Kuno?

30/04/2023

PIRAMIDA.ID- Foto-foto pertama diambil pada akhir tahun 1820-an. Tetapi sampai tahun 1920-an, tampaknya orang-orang mulai “belajar” tersenyum saat di foto....

Bagaimana Asal Usul Jabat Tangan?

02/04/2023

PIRAMIDA.ID- Kita sudah begitu terbiasa berjabat tangan dengan orang lain, kita hampir tidak memikirkan bagaimana, di mana, dan mengapa kebiasaan...

Marcus Aurelius: Kaisar Romawi Baik Hati yang Juga Seorang Filsuf

05/03/2023

PIRAMIDA.ID- Marcus Aurelius lahir pada 26 April 121 Masehi di Roma dengan nama lahir Marcus Annius Verus. Perjalanan hidupnya membuat...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH): Penegakan Hukum atau Alibi Militerisasi Atas Nama Konservasi?

09/05/2025
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber