PIRAMIDA.ID | Jakarta, 8 April 2026 – Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta hari ini telah menunjukkan transformasi nyata sebagai salah satu kota paling aman di kawasan ASEAN.
Menurut Antony, capaian ini menjadi jawaban tegas atas berbagai keraguan publik selama ini yang kerap memandang ibu kota sebagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.
“Ini bukan sekadar angka atau peringkat. Ini adalah bukti bahwa kerja nyata, ketegasan aparat, dan kolaborasi dengan masyarakat mampu mengubah wajah Jakarta secara signifikan,” tegas Antony.
Ia menilai, penguatan program keamanan yang konsisten telah menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman di tengah kompleksitas kehidupan perkotaan.
Berdasarkan sudut pandangnya keberhasilan jakarta menjadi kota nomor 2 karena kolaborasi antara pemprov, Polda Metrojaya, Kodam Jaya beserta masyarakat dalam menjaga kondusifitas dan mencegah kerawanan
“Jakarta hari ini bukan lagi kota yang bisa diremehkan dari sisi keamanan. Ini adalah hasil dari keberanian mengambil langkah tegas dan strategi yang tepat,” lanjutnya.
Namun demikian, Antony juga mengingatkan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat semua pihak terlena. Justru, momentum ini harus dijadikan pijakan untuk melangkah lebih jauh.
“Kalau hari ini Jakarta bisa masuk jajaran teraman di ASEAN, maka target berikutnya harus jelas: menjadi yang nomor satu. Tidak ada alasan untuk berhenti di posisi kedua,” ujarnya dengan tegas.
Komrad Pancasila mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga momentum ini dengan meningkatkan kesadaran kolektif, disiplin sosial, serta peran aktif dalam menjaga ketertiban, baik di ruang publik maupun digital.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat. Ini adalah tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat bergerak bersama, Jakarta tidak hanya aman tetapi akan menjadi simbol kekuatan Indonesia di mata dunia,” tutup Antony.
















