Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Narasi Dampak Merokok: Biang Kemiskinan Hingga jadi Media Penularan COVID-19?

byRedaksi
23/08/2020
inPojokan
98
SHARES
703
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Aris Perdana Panggabean*

PIRAMIDA.ID- “Dampak merokok itu ngeri. Bisa menyebabkan berbagai penyakit. Bahkan bisa berakibat kematian. Jadi, jangan coba-coba merokok. Bagi yang terlanjur jadi perokok, segera berhenti.”

Kira-kira begitulah narasi soal rokok dan aktivitas merokok yang banyak beredar di berbagai media dan internet. Penyakit mengerikan juga kematian, bagaimana pun caranya, harus disebut sebagai dampak merokok. Seabsurd apa pun narasinya, pokoknya harus dikaitkan.

Beberapa media memang terang-terangan mempunyai agenda setting untuk mematikan industri rokok, atau setidaknya menjadi corong bagi kelompok antirokok. Jadi, isu-isu aneh yang mengemuka dengan tujuan mendiskreditkan rokok juga perokok, adalah hal yang lazim. Betapa pun anehnya.

Suatu waktu ada yang menyebut rokok jadi biang keladi kemiskinan. Lain waktu, ada yang membangun narasi bahwa asal usul tembakau merupakan air kencing iblis yang jatuh ke bumi. Di kesempatan lain, ada yang menyebut rokok haram karena filternya mengandung darah babi.

Sulit menemukan jenis logika yang bisa mengantarkan isu-isu tersebut masuk sampai ke akal kita. Tapi, ya, kembali lagi, semuanya agenda setting. Bagaimana pun caranya, publik harus dicekoki dengan beragam hal goblok mengerikan agar percaya bahwa dampak merokok itu juga mengerikan.

Terbaru, beredar kabar bahwa rokok bisa jadi transmisi penularan COVID-19. Maksudnya, virus corona bisa menyebar lewat rokok. Narasi ini jelas dibangun oleh rezim kesehatan–kelompok antagonis yang setia mengampanyekan bahaya rokok.

Kok bisa rokok jadi transmisi penularan virus corona? Bagaimana caranya? Jawabannya, karena perokok sering memegang rokok kemudian menyentuh mulut secara berulang. Sudah. Sesederhana itu.

Bagaimana, puas dengan penjelasannya?

Ya, begitulah. Pokoknya rokok berbahaya. Kebetulan sedang pandemi COVID-19, variabel bahaya rokok jadi bertambah. COVID-19 harus masuk ke dalam daftar dampak merokok. Sebelumnya, sahabat rokok, yakni korek sudah lebih dulu jadi terdakwa transmisi penyebaran virus corona.

Padahal, tak perlu merokok pun kalau tangan kita kotor ya tetap berpotensi terpapar virus. Kita makan pakai tangan. Minum juga pakai tangan. Kita bersin menutup pakai tangan. Kita memegang masker pakai tangan.

Oiya, hampir lupa, ngupil juga pakai tangan. Korek gigi habis makan sate kambing juga pakai tangan. Intinya, sebisa mungkin tangan kita harus selalu bersih, agar semua aktivitas yang melibatkan tangan, mulut dan hidung bisa aman. Kenapa malah nyalahin rokok?

Rokok memang barang yang punya faktor risiko. Maka dari itu konsumennya dibatasi oleh regulasi. Hanya mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun yang boleh merokok. Alias hanya orang dewasa. Orang dewasa sudah paham dengan faktor risiko.

Lagipun, rokok adalah barang legal. Peredarannya diregulasi, bahkan negara menerima manfaat materil dari eksistensi rokok dalam bentuk pajak dan cukai. Jadi, merokok bukan tindak kriminal. Sah-sah saja. Kalau gak suka rokok, ya jangan merokok. Kenapa harus mengaitkan rokok dengan isu yang absurd?

Oiya, lupa. Pokoknya rokok berbahaya. Betapa pun absurdnya.


Penulis merupakan manusia yang dikutuk untuk bebas. Kontributor di Komunitaskretek.or.id

Tags:#kampanye#kretek#rokok
Share39SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
Berita

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026
Berita

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026
Berita

KNPI Simalungun Apresiasi Pemkab Simalungun Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

31/05/2026
Berita

Pemkab Simalungun Raih Opini WTP dari BPK Tahun Anggaran 2025, ILAJ: Bupati, Sekretaris Daerah dan Inspektorat Layak di Apresiasi

31/05/2026
Berita

Minta Publik Tidak Menghakimi Kajari Medan, Ketua ILAJ Sebut Ridwan Sujana Angsar Dikenal Berdedikasi Baik

30/05/2026

Populer

Pojokan

Asal Usul Kata Rokok di Indonesia

05/08/2022
Berita

Penyidik Polsek Bandar Huluan Dinilai Lambat” PH Tegaskan: BAP Tersangka Adalah Hak, Bukan Pemberian

29/05/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Minta Kapolres Simalungun & Kasat Reskrim Serius Tangani Dugaan Pungli PDAM Totap Majawa

26/05/2026
Berita

Pemkab Simalungun Raih Opini WTP dari BPK Tahun Anggaran 2025, ILAJ: Bupati, Sekretaris Daerah dan Inspektorat Layak di Apresiasi

31/05/2026
Berita

Minta Publik Tidak Menghakimi Kajari Medan, Ketua ILAJ Sebut Ridwan Sujana Angsar Dikenal Berdedikasi Baik

30/05/2026
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber