Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, Juli 15, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomePojokan

Pesan Tersembunyi Ki Narto Sabdo Dalam Lagu Kelinci Ucul

byRedaksi
23/09/2020
inPojokan
423
SHARES
3k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Pra Noto*

PIRAMIDA.ID- “La jebulane grusa grusu, keburu nafsu. Wekasane montang manting, ragate akeh, aku dewe kang kebanting” (Ah ternyata, tergesa-gesa terburu nafsu. Akhirnya pontang-panting biaya banyak. Aku sendiri yang rugi).

Demikianlah sepenggal bait akhir dari lirik lagu Kelinci Ucul, ciptaan Alm Ki Narto Sabdo.

Raja Dalang Nusantara itu tentu saja menitipkan sebuah pesan tersembunyi yang multitafsir. Berbagai penafsiran mungkin dapat dikerucutkan pada 1 titik, yakni jati diri.

Bahwa nafsu tidak akan hilang dari diri manusia, ia akan terus liar bagai kelinci yang lepas di hutan. Sebagian besar menuduh nafsu selalu membawa malapetaka, padahal tanpa nafsu, gairah hidup akan hampa.

Tidaklah sia-sia apa yang diciptakan-Nya, begitupun nafsu.

Hanya saja, pengembaraan manusia memang dipenuhi dinamika yang membuatnya akan terus bergulat dengan kenyataan dan harapan.

Ki Narto Sabdo begitu arif dalam menyampaikan gagasan intelektualnya; bahwa dengan sikap waspada, manusia dapat menemui kesejatian dalam pengembaraannya di dunia. Bukankah kita kerap kali lebih mengedepankan keinginan lahiriah?

Segala daya upaya kita lakukan demi mewujudkannya, bahkan terkadang melalui jalan pintas yang kemudian kita anggap menjadi sebuah “kepantasan”. Keinginan berlebihan itulah yang pada akhirnya membuat jiwa seseorang menemui kebingungan, kegelisahan, merasa kehilangan, dan cenderung materialistis.

Kajian kritis Ki Narto Sabdo dalam lagu ini masih relevan dengan apa yang terjadi dalam pembangunan kultur masyarakat modern kini. Kebanyakan dari informasi perlahan menjerumuskan manusia ke dalam lembah kebingungan. Alih-alih informasi itu bermanfaat, ia justru kian menuntun seseorang menuju kegelapan.

Sejatinya, manusia adalah makhluk yang tersesat, maka ia sangat membutuhkan petunjuk cahaya dalam hatinya. Ini penting, agar manusia eling lan waspodo (ingat dan waspada) terhadap perjanjian dirinya dengan Tuhan-nya. Puncaknya, proses pencarian diri atas petunjuk cahaya firman, akan menghidarkan manusia dari kerugian.

Almarhum Ki Narto Sabdo, pria Jawa kelahiran 25 Agustus 1925, adalah seorang dalang terbaik yang pernah dimiliki bumi nusantara, di mana ia tak lupa juga ‘menciptakan ‘seniman-seniman wayang kulit terbaik yang kini mewarisinya, yakni sosok Ki Manteb Sudarsono.

Bahwa esensi seni dan musik bukan berhenti pada hiburan semata, melainkan apakah penciptanya dan penikmatnya dapat saling berdialektika dan berdiskusi dalam hanyut alunan musik dan syair.


Penulis merupakan praktisi hukum. Memiliki minat dalam jurnalistik dan tema kebudayaan.

Tags:#Budaya#dalang#jawa#nusantara#refleksi
Share169SendShare

Related Posts

Asal-usul Permainan Tradisional Anak-anak

12/07/2023

PIRAMIDA.ID- Anda merasa jenuh dengan bermain dengan gim di ponsel dan laptop? Terlalu lama bermain gim bisa menyebabkan kerusakan mata akibat...

Mengapa ada Tujuh Hari dalam Seminggu?

11/07/2023

PIRAMIDA.ID- Akhir pekan selalu tak kunjung tiba, kita harus menunggu enam hari penuh antara Senin dan Sabtu. Satu minggu itu...

Ini Medan, Bung!

05/03/2023

Supriadi Harja* PIRAMIDA.ID- Aku lupa, kapan aku pernah mengenal orang ini. Begitu melihatku, ia memperkenalkan diri. Namanya Pak Sukri. Namun...

Seperti Apa Sistem Absensi yang Banyak Digunakan di Indonesia?

20/12/2022

PIRAMIDA.ID- Aset terbesar perusahaan adalah karyawan. Tanpa karyawan, perusahaan tidak akan dapat mencapai tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuannya, human resources...

Mimpi

07/12/2022

Billie Gregorine* PIRAMIDA.ID- Semua orang sekiranya pastilah pernah bermimpi. Sambil rebahan, sayup-sayup kudengar lagu dari Nadin Hamizah yang judulnya 'Rumpang'....

Mengantongi Ragam Cerita dari Tanah Papua

04/09/2022

Oleh: Roberto Duma Buladja* PIRAMIDA.ID- Konsultasi Nasional (Konas) GMKI berlangsung pada 23–27 Agustus 2022 di Jayapura, tanah Papua. Kurang lebih...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Pertimbangkan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

14/07/2026
Berita

Kejaksaan Krisis Kepercayaan Publik, Komrad Pancasila Desak Kasus Febrie Adriansyah Segera Dialihkan ke KPK

14/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Jangan Hakimi Febrie Sebelum Ada Putusan Pengadilan, Serangan terhadap Pribadi dan Keluarga Sangat Memprihatinkan

14/07/2026
Berita

Beberkan 15 Kejanggalan Penanganan Kasus Mantan Jampidsus, Ketua ILAJ: Jika Penegakan Hukum Tidak Objektif, Publik Bisa Beranggapan Ada Pihak yang Takut Febrie Adriansyah Menjadi Jaksa Agung

14/07/2026
Berita

Kejaksaan Hentikan Pengumpulan Data MBG, Ketua ILAJ: Ini Pukulan bagi Publik, Siapa Kini Berani Mengawal Dugaan Penyimpangan MBG?

14/07/2026
Berita

Usai Pertemuan Kapolri dan Jaksa Agung, Ketua ILAJ: Stop Mendegradasi Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan, Percayakan Sepenuhnya Proses Hukum

13/07/2026

Populer

Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Kita Harus Jujur Febrie dan ST Burhanuddin Paling Berani Lawan Koruptor dan Mafia, Dalam 4 Tahun Kejaksaan Agung Ungkap Kasus Korupsi Ribuan Triliun

12/07/2026
Berita

Fawer Sihite Tegaskan ILAJ Berdiri Bersama Jampidsus Febrie Adriansyah demi Menjaga Semangat Pemberantasan Korupsi

09/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Minta Publik Tidak Menghakimi Jampidsus Febrie Adriansyah: Biarkan Proses Hukum Membuktikan

10/07/2026
Berita

Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

13/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Penegakan Hukum Harus Melindungi Jampidsus Febrie Adriansyah dari Penghakiman Opini

09/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber