Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Juni 9, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Atensi Kasus Fitri Agus Karo Karo, Petisi Rakyat Bebaskan FAK Tembus 1.283 Tanda Tangan

byPiramida.id
09/06/2026
inBerita
98
SHARES
699
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian khusus terhadap proses hukum yang menjerat Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Samosir, Fitri Agus Karo Karo.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya dukungan masyarakat terhadap Petisi Rakyat “Bebaskan Fitri Agus Karo Karo” yang diinisiasi oleh ILAJ melalui platform Change.org.

Petisi yang mulai dibuat pada 12 Mei 2026 itu hingga 9 Juni 2026 telah ditandatangani sebanyak 1.283 orang dari berbagai kalangan masyarakat.

“Kami meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan atensi terhadap persoalan ini. Dukungan masyarakat yang terus bertambah menunjukkan adanya perhatian publik yang besar terhadap proses hukum yang sedang berlangsung,” kata Fawer kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Menurut Fawer, negara harus memastikan bahwa setiap proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Ia menilai terdapat sejumlah pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait penetapan Fitri Agus Karo Karo sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana bantuan korban banjir bandang tahun 2024 yang ditangani Kejaksaan Negeri Samosir.

“Prinsipnya, kami menghormati proses hukum. Namun masyarakat juga berhak mendapatkan kepastian bahwa setiap proses hukum berjalan objektif, berdasarkan alat bukti yang cukup, serta bebas dari kepentingan di luar penegakan hukum itu sendiri,” ujarnya.

Fawer mengatakan, petisi tersebut lahir sebagai bentuk partisipasi publik dalam mengawal tegaknya keadilan dan supremasi hukum di Indonesia.

Dalam petisi yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia, Mahkamah Agung Republik Indonesia, Komisi III DPR RI, serta seluruh rakyat Indonesia itu, terdapat sejumlah poin yang menjadi perhatian publik.

Di antaranya munculnya pembahasan dugaan pungutan liar yang menyeret oknum kejaksaan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama DPR RI, status Fitri Agus Karo Karo yang disebut bukan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran karena anggaran bantuan berasal dari Kementerian Sosial, hasil pemeriksaan sebelumnya oleh BPK dan Inspektorat, hingga perhitungan dugaan kerugian negara yang dinilai memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Selain itu, penetapan tersangka tunggal dalam perkara yang disebut melibatkan penerimaan uang juga menjadi salah satu hal yang dipersoalkan oleh para pendukung petisi.

“Kami berharap Presiden Prabowo dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi masyarakat ini. Hukum harus menjadi alat keadilan, bukan menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tegasnya.

Melalui petisi tersebut, ILAJ menyampaikan lima tuntutan utama, yakni membebaskan Fitri Agus Karo Karo dari dugaan kriminalisasi hukum, meminta Jamwas Kejaksaan Agung RI memeriksa proses penanganan perkara di Kejari Samosir, mengusut dugaan penyalahgunaan kewenangan dan dugaan pungli yang mencuat ke publik, mendorong penegakan hukum yang profesional dan transparan, serta menghentikan praktik tebang pilih dalam penegakan hukum.

“Keadilan tidak boleh kalah oleh kekuasaan. Hukum tidak boleh tunduk pada kepentingan politik. Karena itu kami berharap suara 1.283 masyarakat yang telah menandatangani petisi ini dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” tutup Fawer.

Diketahui, Petisi Rakyat “Bebaskan Fitri Agus Karo Karo” masih terus dibuka dan jumlah penandatangan terus bertambah hingga saat ini. (Tim)

Share39SendShare

Related Posts

Tumbuhkan Kesadaran Diri, PMKRI Sukses Gelar Diskusi Interaktif “Knowing Yourself”

09/06/2026

PIRAMIDA.ID-PEMATANGSIANTAR, 9 Juni 2026 — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi sukses menggelar diskusi...

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026

PIRAMIDA.ID-Pengadilan Agama (PA) Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, melalui penguatan sinergi dengan Pos Bantuan...

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026

PIRAMIDA.ID-Pematangsiantar — Ketua BEM Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja Indonesia (FE USI) menilai tata kelola anggaran Pemerintah Kota Pematangsiantar masih belum...

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Gerakan pemilahan sampah terpadu melalui program Jaga Jakarta Bersih dan Asri yang digagas Polda Metro Jaya...

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026

Peringatan Hari Lahir Pancasila selalu menghadirkan dua sisi sekaligus: penghormatan terhadap sejarah dan ujian terhadap kenyataan hari ini. Di satu...

KNPI Simalungun Apresiasi Pemkab Simalungun Pertahankan Opini WTP dari BPK RI

31/05/2026

PIRAMIDA.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simalungun mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Simalungun yang kembali berhasil mempertahankan...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Ketua ILAJ Minta Presiden Prabowo Atensi Kasus Fitri Agus Karo Karo, Petisi Rakyat Bebaskan FAK Tembus 1.283 Tanda Tangan

09/06/2026
Berita

Tumbuhkan Kesadaran Diri, PMKRI Sukses Gelar Diskusi Interaktif “Knowing Yourself”

09/06/2026
Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
Berita

Jakarta Bisa Kalahkan Sampah! Komrad Pancasila Puji Gebrakan Polda Metro, Kodam Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Lewat Gerakan Pilah Sampah

03/06/2026
Berita

Pancasila Bukan Hanya Seremonial: Saatnya Menjadi Etika Kekuasaan dan Jalan Keadilan Rakyat

01/06/2026

Populer

Berita

PA Simalungun dan Posbakum Perkuat Komitmen Berikan Akses Keadilan Masyarakat.

06/06/2026
Pojokan

Asal Usul Kata Rokok di Indonesia

05/08/2022
Berita

Ketua BEM FE USI: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat

03/06/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

Kepsek SMK 1 Jorlang Hataran Simalungun Sukses Beratkan Siswa Dengan Berbagai Pengutipan

08/12/2023
Berita

Penyidik Polsek Bandar Huluan Dinilai Lambat” PH Tegaskan: BAP Tersangka Adalah Hak, Bukan Pemberian

29/05/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber