Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Kamis, September 24, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Sinergitas Pendataan Penerima Bantuan COVID-19 Yang Carut Marut

byAFP
20/05/2020
inDialektika
98
SHARES
700
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Hizkia Ronaldus Silalahi*

PIRAMIDA.ID – Akibat dampak pandemi COVID-19 ini, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada akhirnya menerapkan kebijakan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dan kurang mampu. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial reguler, yaitu PKH dan BPNT serta BLT; Kementerian Desa menyalurkan bantuan yang dikonversi dari Dana Desa yang kemudian dikenal dengan nama BLT Dana Desa; dan, Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) dengan sembako.

Secara prinsip, pada dasarnya semua jenis bantuan yang disalurkan tidak boleh ada masyarakat yang mendapat 2 jenis bantuan sekaligus. Namun, yang terjadi di lapangan, justru ada saja ditemukan pada saat pembagian, masyarakat yang mendapat sembako dan mendapatkan BLT sekaligus. Belum lagi soal penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.

Apa yang menyebabkan terjadinya permasalahan-permasalahan tersebut?

Bagi penulis, inilah bentuk semrawutnya data-data antar-pemerintah serta mengindikasikan tidak adanya sinergitas antara Pemerintah Desa, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Pemerintah Pusat.

Pemerintah Desa selaku perpanjangan tangan pemerintah dan yang memiliki data serta lebih mengetahui siapa yang berhak menerima dan tidak justru tidak terberdaya dengan baik.

Hal ini bisa kita lihat dari kenyataan di lapangan, bantuan dari Kementerian Sosial tidak berdasarkan data dari situasi terkini desa. Kemensos memiliki data sendiri terkait siapa yang mendapatkan bantuan, di mana diketahui ternyata data-data yang diajukan bantuan pada tahun 2013 hingga 2015 lalu.

Maka hal ini mengakibatkan tidak tepat gunanya penyaluran, di nama penerima yang telah meninggal, yang pindah domisili, dan ada yang keadaan ekonomi sudah baik justru masih terdaftar sebagai penerima.

Begitu juga dengan bansos yang diberikan oleh Pemerintah Daerah yang terkesan tanpa memperhatikan usulan Pemerintah Desa, hingga akhirnya ada yang menerima bantuan dari Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah sekaligus alias dobel.

Belum lagi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang tak jua tersalurkan, karena tidak cairnya dana desa. Sehingga para Kepala Desa tidak dapat bergerak menyalurkan BLT DD. Bila pun ada Kepala Desa yang telah menyalurkan bantuan, hal tersebut berdasarkan inisiatif dari Kepala Desa itu sendiri yang melakukan peminjaman ke Bank.

Keadaan pun semakin ricuh ditambah dengan tidak diumumkannya nama-nama penerima bantuan, baik itu penerimaan bantuan PKH, Bansos, dan BLT Dana Desa serta adanya perangkat desa yang menerima bansos maupun BLT.

Dengan kondisi semrawut data ini, kearifan dan kebijaksanaan Kepala Desa harus diperlukan untuk menyikapi hal ini dengan berinisiatif melakukan musyawarah Desa untuk mencari jalan keluar terhadap kesalahan-kesalahan data ini.

Karena masyarakat pun semakin menjerit-jerit dengan kondisi seperti ini.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Kepala Desa ditanya tidak tahu. Hal tersebut dikarenakan keleluasaannya yang dibatasi, seperti tidak bisa mengubah nama atau list penerima bantuan yang sudah ada dan bahkan sudah dibuat undangan oleh Kemensos untuk menerima bantuan ke Kantor Pos. Begitu juga penerimaan sembako dari Kabupaten yang sudah terlist nama penerimanya dan Kepala Desa tinggal membagi.

Karena itu, pilihannya adalah kesadaran kolektif, di mana Kepala Desa dan Maujana melakukan musyawarah desa dengan memanggil penerima bantuan untuk mengalihkan penerimaan bantuan tersebut, baik yang telah meninggal dunia, pindah domisili, yang mendapat 2 bantuan sekaligus, dan yang tidak layak menerima bantuan (yang ekonominya baik) agar mengalihkan penerimaan bantuan tersebut kepada mereka yang berhak sekali pun ia belum terdaftar di list data yang dimiliki Kemensos dan Pemda.

Kemudian nama-nama penerima bantuan harus diberitahu dan diumumkan agar ada kejelasan dan transparansi hal ini juga sesuai dengan imbauan dari Kemendes.

Kritik pedas juga patut dialamatkan pada Pemerintah Pusat. Di tengah getolnya Pemerintah Pusat mengintruksikan agar segera memberikan bantuan kepada masyarakat, namun mengapa dana desa juga belum turun ke desa yang mengakibatkan kepala desa harus meminjam ke Bank agar bisa membagikan BLT DD, jelas ini sangat kacau sekali.

Maka Pemerintah Pusat harus benar-benar serius dengan penyaluran bantuan ini. Jangan hanya besar dan banyak di wacana, namun aksi di lapangan sangat amburadul dan kacaunya koordinasi antara pusat dan daerah yang mengakibatkan kericuhan dan kerusuhan di masyarakat akar rumput.


Penulis merupakan guru di salah satu SMA swasta. Pegiat sosial dan politik.

Editor: Red/Hen

Share39SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Bahas AI dan Manusia, Think Talk: Jangan Sampai Teknologi Mengambil Alih Cara Berpikir

23/09/2026
Berita

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026
Berita

KEJAKSAAN NEGERI BATAM DORONG PENYELESAIAN TUNGGAKAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)  SEWA PERAIRAN TERMINAL KHUSUS TAHUN 2021–2025 SEBESAR RP. 18 MILIAR

22/09/2026
Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

Demisioner Ketua Umum HMI Cabang Pematangsiantar-Simalungun priode 2024-2025 : Robert Hidayat Pardosi Tantang Kapolres Simalungun komitmen terkait pemberantasan judi dan narkoba 

14/09/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Serukan Rekonsiliasi Nasional, Tegaskan Organisasi Terlalu Besar untuk Dikorbankan dalam Dualisme

10/09/2026

Populer

Berita

Bahas AI dan Manusia, Think Talk: Jangan Sampai Teknologi Mengambil Alih Cara Berpikir

23/09/2026
Dialektika

Prinsip-Prinsip Disiplin Kelas

02/04/2023
Berita

KNPI Siantar Satukan Barisan, Pemuda Buka Ruang Aspirasi

21/09/2026
Berita

PIKI Peduli Hadir untuk Masyarakat Kalteng

22/09/2026
ilustrasi: tirto.id/Gery
Sains

Apa itu Teori Evolusi Darwin?

27/01/2023
Berita

Diduga Terjadi Tindakan Represif terhadap Warga; Mahasiswa Kecam Keras Sikap Subkontraktor BP Batam

07/09/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber