Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDunia

Syd Barret dan ‘Bob Die Lion’

byRedaksi
01/09/2020
inDunia
101
SHARES
722
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Nico Nathanael Sinaga*

PIRAMIDA.ID- Di periode awal tahun 1960-an, salah seorang pemuda asal Cambridge, Inggris yang begitu antusias –dengan sedikit keluguan di usia remaja-menjelang-dewasanya itu– hendak mencari rekaman album debut dari salah satu musisi favoritnya.

Sebagai penggemar berat yang tidak melulu sampai pada tahap ‘fanatisme’, barangkali ingin dikoleksikannya rekaman album itu.

Di toko-toko rekaman Cambridge, dicarinya rekaman album itu, namun sangat mengesalkan baginya dan begitu mengecewakan, karena dari semua toko yang dia datangi, tak ada satupun toko yang menjual rekaman album seperti yang dimaksudkannya.

Dengan begitu kesal dan sedikit kebingungan, dia urungkan niat untuk melanjutkan pencarian, sambil meyakinkan diri bahwa dia telah begitu sangat jelas menyebutkan nama musisi favoritnya itu kepada semua penjaga toko, yakni “Bob Die Lion”.

Seorang –yang dalam benaknya merupakan– penyanyi folk dan blues asal Amerika yang namanya sedang populer saat itu, tidak hanya di Cambridge, bahkan menurutnya telah hingga di kota-kota lain di Inggris.

Pada akhirnya, dia tetap saja tidak mendapatkan rekaman album itu, sebelum akhirnya dia menyadari kekeliruannya kemudian hari.

Kisah ini kemudian jelas akan menjadi cerita unik, mana kala kalian tahu bahwa pemuda itu adalah seseorang bernama, “Syd Barret”.

Barangkali, bagi kalian pencinta musik ‘oldies’ yang mengetahui salah satu grup band legendaris asal Inggris, “Pink Floyd”, tidak akan asing dengan nama “Syd Barret”.

Syd merupakan salah satu pendiri band tersebut, dan juga yang paling memiliki pengaruh serta karisma paling kuat di awal-awal popularitas band “Pink Floyd”, sebelum akhirnya keluar ditengarai faktor narkoba (LSD) dan kesehatan mentalnya.

Akibat dari kecenderungan Syd dalam penggunaan narkoba jenis ‘LSD’, membuat band “Pink Floyd” diidentikkan dengan aliran ‘Psychedelic’, bahkan disebut-sebut sebagai penggagas awal atau band pertama yang beraliran “Psychedelic Rock”.

Kembali soal kekeliruan Syd Barret sehingga tidak mendapatkan rekaman album tadi adalah karena –entah bagaimana ceritanya dikemudian hari dia akhirnya menyadari– telah keliru menyebutkan nama ‘Bob Die Lion’ yang seharusnya adalah ‘Bob Dylan’ sang musisi yang legendaris itu.

Wajar saja bila saat itu Syd tidak mendapatkan rekaman album debut ‘Bob Die Lion’, karena tidak ada penyanyi yang menggunakan nama tersebut, melainkan yang dimaksudkannya adalah ‘Bob Dylan’.

Pada akhirnya, dia juga menyadari kekeliruannya itu. Bob Dylan merupakan salah satu musisi yang menjadi pengaruh paling awal dalam minat musik Syd, selain musisi ataupun Band seperti, The Beatles, Booker T. & the M.G.’s dan Miles Davis.

Salah satu bentuk simpati Syd terhadap Bob Dylan bisa dilihat dalam lagu yang pernah ditulis oleh Syd pada tahun 1965 (Pra Pink Floyd), berjudul “Bob Dylan Blues”.

Meskipun lirik-liriknya memunculkan pro-kontra apakah itu merupakan sebuah pujian atau ejekan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa Syd adalah penggemar Dylan.

Barangkali lirik dalam lagu “Bob Dylan Blues” yang ditulis oleh Syd, hanyalah salah satu entitas kreativitas khas dari seorang Syd Barret muda yang lirik-liriknya sarat akan humor dan permainan kata-katanya.

Hingga sekarang, Pink Floyd dan Bob Dylan masih memiliki pengaruh yang mendalam terhadap budaya musik kontemporer.

Dan Syd Barret tetap akan dikenang manakala menyebut band legendaris, Pink Floyd.*)


Penulis merupakan penggiat di bidang lingkungan hidup. Memiliki minat terhadap dunia musik.

Tags:#kiri#musisi#pinkfloyd
Share40SendShare

Related Posts

KOMRAD : Jakarta Buktikan Diri, Dari Kota Rawan Jadi Salah Satu Kota Teraman Di ASEAN

09/04/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 8 April 2026 - Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta...

Perang Israel-Iran Menunjukkan Pentingnya STEM, Fawer Sihite: Dukung Sikap Presiden Prabowo

22/06/2025

PIRAMIDA.ID - Dalam sebuah wawancara eksklusif yang berlangsung di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat, Fawer Sihite menegaskan bahwa perang antara...

Kebahagiaan Berasal dari Keyakinan dalam Diri

10/07/2023

PIRAMIDA.ID- Pernahkah Anda berkata pada diri sendiri saat marah, ‘Saya tidak boleh marah?' Atau mungkin ketika Anda merasa sedikit sedih,...

Mengapa Orang Terlihat Serius dan Tidak Tersenyum di Foto-foto Kuno?

30/04/2023

PIRAMIDA.ID- Foto-foto pertama diambil pada akhir tahun 1820-an. Tetapi sampai tahun 1920-an, tampaknya orang-orang mulai “belajar” tersenyum saat di foto....

Bagaimana Asal Usul Jabat Tangan?

02/04/2023

PIRAMIDA.ID- Kita sudah begitu terbiasa berjabat tangan dengan orang lain, kita hampir tidak memikirkan bagaimana, di mana, dan mengapa kebiasaan...

Marcus Aurelius: Kaisar Romawi Baik Hati yang Juga Seorang Filsuf

05/03/2023

PIRAMIDA.ID- Marcus Aurelius lahir pada 26 April 121 Masehi di Roma dengan nama lahir Marcus Annius Verus. Perjalanan hidupnya membuat...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026
Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Edis Galingging: Justice Delayed is Justice Denied, Propam Polri Harus Periksa Kapolres Pematangsiantar

21/06/2026
Berita

663 Lulusan USI Diwisuda, Rektor USI: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

20/06/2026
Berita

Di Demo Puluhan Massa,!Hotbinson Damanik dan Mhd Ali Damanik Akan di Periksa? Kejatisu Akan Bentuk Tim Penelaa Penelaahan

17/06/2026
Berita

Masa Perkenalan (MAPER) Gel. III 2026 GMKI Pematangsiantar-Simalungun Sukses Terlaksana

16/06/2026

Populer

Berita

TKSK Simalungun Berduka, Kepergian Suhendra Mengejutkan Para Sahabat

25/06/2026
Berita

Bentrok Warga VS PT Bridgestone Pemerintah Wajib Hadir, APH Tidak Boleh Absen

26/06/2026
Berita

Edis Galingging: Justice Delayed is Justice Denied, Propam Polri Harus Periksa Kapolres Pematangsiantar

21/06/2026
Edukasi

Surat Cinta untuk Kristina

29/11/2022
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
Sorot Publik

6 Fungsi Inspektorat Tidak Optimal, Bupati Diminta Copot Roganda dari Kepala Inspektorat Simalungun

23/03/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber