Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Rabu, September 2, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Tuntut Pembatalan Kenaikan BBM, GMKI Tarutung Gelar Aksi Turun ke Jalan

byRedaksi
13/09/2022
inBerita
102
SHARES
730
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- GMKI Cabang Tarutung melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembatalan kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh pemerintah pusat ke kantor DPRD Taput dan Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (12/09/2022).

GMKI Cabang Tarutung memulai aksi turun ke jalan dengan orasi pawai dari Kopi Lonceng sampai ke Kantor DPRD Taput yang sudah ditunggu oleh para pimpinan DPRD Taput yang diwakili oleh Rudi Nababan (Fraksi PDIP), Reguel Simanjuntak (Wakil Ketua Dprd/Fraksi Golkar), Toman Balige Silitonga, dan Dapot Hutabarat (Fraksi Garda Persatuan/Demokrat).

Para pimpinan DPRD Taput tersebut langsung mengajak para mahasiswa anggota GMKI masuk ke dalam aula DPRD Taput untuk mendengarkan aspirasi para mahasiswa tersebut.

Pada saat rapat atau diskusi yang dilakukan oleh GMKI Cabang Tarutung dengan DPRD Tapanuli Utara yang juga dihadiri oleh Kapolres Tapanuli Utara berlangsung alot, banyak dialog dan perdebatan yang terjadi antara pengunjuk rasa anggota GMKI dengan para pimpinan DPRD tersebut.

Dalam orasinya GMKI Cabang Tarutung menyampaikan 5 aspirasi yang juga dibubuhkan dalam nota kesepahaman atau kesepakatan, antara lain:

1. Meminta pemerintah mencabut kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi;
2. Meminta pemerintah mengendalikan penggunaan BBM bersubsidi;
3. Meminta pemerintah segera mereliasikan Perpres 55 tahun 2019;
4. Meminta pemerintah memangkas anggaran pembelanjaan negara yang tidak berdampak pada rakyat kecil;
5. Meminta pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak negara.

GMKI Cabang Tarutung mendesak para pimpinan DPRD Taput untuk menyuarakan serta menandatangani nota kesepahaman antara GMKI Cabang Tarutung dengan DPRD Tapanuli Utara.

Melalui Marten Nababan, yang juga sekretaris Cabang GMKI Cabang Tarutung mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini harus disikapi bersama oleh seluruh elemen masyarakat, poin-poin yang menjadi aspirasi GMKI telah dikaji secara mendalam sebagai bentuk pengabdian GMKI kepada masyarakat Indonesia ataupun masyarakat Tapanuli Utara secara khusus.

“Kenaikan harga BBM bersubsidi ini harus kita sikapi serta suarakan bersama oleh seluruh elemen masyarakat, poin-poin yang kita suarakan telah kita kaji bersama secara mendalam sebagai bentuk keprihatinan dan perhatian kita buat masayarakat kecil yang ada di Indonesia maupun di Tapanuli Utara secara khusus,” ucapnya.

Sementara Arlan Tanjung yang juga pimpinan aksi unjuk rasa mengatakan keberpihakan kepada masyarakat kecil menjadi suatu yang urgent di tengah terpuruknya ekonomi masyarakat efek pandemi yang melanda Indonesia belum lama ini, para anggota DPRD di daerah diharapkan bersuara menolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini karena sangat berdampak buruk serta menimbulkan efek domino buat ekonomi masyarakat kecil serta berpotensi menimbulkan inflasi akibat kenaikan harga bahan-bahan pokok secara berkepanjangan.

“Keberpihakan kepada rakyat kecil menjadi sebuah yang urgent untuk dilakukan mengingat belum pulihnya ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia belum lama ini, kita berharap para anggota DPRD Tapanuli Utara bersama-sama bisa bersuara menolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini karena berdampak sangat buruk serta menimbulkan efek domino yang cukup mengkwatirkan buat perekonomian masyarakat kecil, serta berpotensi menimbulkan inflasi akibat kenaikan harga bahan pokok yang berlangsung lama nantinya,” ungkapnya.

Para pimpinan DPRD Tapanuli Utara yang hadir pada kesempatan itu dengan penuh pertimbangan dan diskusi yang alot akhirnya sepakat dan sepaham dengan para mahasiswa untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dengan menanda tangani nota kesepahaman yang diberikan oleh GMKI Cabang Tarutung, serta para pimpinan DPRD Taput tersebut berjanji akan menindaklanjuti aspirasi-aspirasi GMKI dan akan membawa kepembahasan paripurna DPRD Taput dalam dua minggu ke depan.

Setelah mendapatkan titik terang dari pertemuan dengan para Pimpinan DPRD Taput, para pengunjuk rasa kembali bergerak menuju Kantor Bupati Tapanuli Utara. Sesampainya di kantor Bupati Tapanuli Utara, GMKI Cabang Tarutung kembali menyuarakan aspirasi yang sama terhadap Bupati Tapanuli Utara.

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, M.Si yang sedang berada di dalam Kantor Bupati Taput keluar menghampiri para massa GMKI Cabang Tarutung untuk mendengarkan aspirasi serta menanggapi apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa.

Arlan Tanjung selaku pimpinan aksi dan Kabid Akspel GMKI Cabang Tarutung mengatakan meminta Bupati Taput Nikson Nababan M.Si untuk ikut menolak kenaikan harga BBM bersubsidi serta menandatangani nota kesepahaman yang telah disediakan oleh GMKI Cabang Tarutung.

“Kami meminta Bapak Bupati Taput Nikson Nababan M.Si untuk ikut bersama-sama dengan kami menolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini, serta kami meminta Bapak Bupati Nikson Nababan, M.Si untuk menandatangani nota kesepahaman yang telah kita sediakan,” ucapnya.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh GMKI Cabang Tarutung, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, M.Si, mengatakan akan menyampaikan aspirasi GMKI Cabang Tarutung ini ke pemerintah pusat, tetapi untuk menandatangani nota kesepahaman yang diminta oleh GMKI, Bupati Taput Nikson Nababan M.Si., mengatakan tidak berani karena banyak aturan hukum yang perlu dikaji untuk menyetujui sebuah usulan yang bersifat adminitratif.

“Kita akan sampaikan ke pemerintah pusat aspirasinya yah, soal nota kesepahamannya tidak bisa saya tanda tangani karena ada aturan hukum soal itu selaku saya kepala daerah,” ucapnya.

GMKI Cabang Tarutung merasa tidak puas dengan tanggapan Bupati Tapanuli Utara, sehingga akan kembali melakukan aksi unjuk rasa untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dengan massa yang lebih besar.(*)

Tags:#GMKI#nababan#nikson#taput
Share41SendShare

Related Posts

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026

PIRAMIDA.ID – Direktur Pro-Public Institute, Goklif Manurung, meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026

PIRAMIDA.ID-Tim penyidik Polda Kepri yang dipimpin oleh Iptu Yanti Harefa mendatangi lingkungan Djuwita Play Group dan memeriksa sejumlah titik yang...

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026

PIRAMIDA.ID- BATAM, Sejumlah mahasiswa di Kota Batam yang tergabung dalam Koalisi Angkatan Muda Bersatu Kota Batam akan menggelar aksi unjuk...

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- MEDAN, 25 Agustus 2026 — Polemik penundaan transaksi rekening milik Supriyono alias Botok, koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB),...

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

PIRAMIDA.ID- AEKKANOPAN, LABURA — Senin, 24 Agustus 2026 — PCM Siantar Utara bersama Majelis Dikdasmen Siantar Utara, jajaran kepala sekolah...

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

PIRAMIDA.ID- Senin,24 Agustus 2026 Dalam sebuah perjalanan sejarah tentu banyak cerita dan alur yang bertambah yang terkadang menutup nilai dari sejarah...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026
Berita

KUA Siantar Utara Gercep Amankan Wakaf ummat yang belum terselesaikan

24/08/2026

Populer

Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber