Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, November 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Aliansi BEM dan Cipayung Jakarta Timur: Usut Tuntas Mafia Dana Formula E!

byRedaksi
11/11/2021
inBerita
106
SHARES
757
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Aliansi BEM & Cipayung Jakarta Timur yang terdiri dari PMKRI Cabang Jakarta Timur, HMI Korkom Universitas Borobudur, BEM Azzahra, BEM FH As-Syafi’yah, dan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Borobudur, mendesak penegak hukum agar mengusut tuntas mafia dana Formula E.

Hal itu disampaikan mereka melalui rilis pers yang diterima redaksi, Kamis malam (11/11/2021).

Mereka menilai, penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E masih menemui berbagai kendala serta Pemprov DKI Jakarta disinyalir tidak efektif, tidak transparan, serta tidak bertanggung jawab dalam mengelola APBD.

Berikut rilis pers yang diterima redaksi:


ALIANSI BEM DAN CIPAYUNG JAKARTA TIMUR
“Usut Tuntas Mafia Dana Formula E”

Upaya pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyelenggarakan balapan mobil listrik Formula E di daerah Jakarta masih menemui berbagai kendala.

Dugaan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam mendanai Formula E menjadi alasan publik mengkritik dan menolak penyelenggaraan Formula E di wilayah Jakarta, ditambah DKI Jakarta masih bergelut dengan penanganan pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Sampai saat ini, belum ada kejelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab untuk melakukan pendanaan terhadap penyelenggaraan balapan mobil listrik tersebut.

Laporan yang dirilis oleh Badan Pemeriksa Keuangan DKI Jakarta (BPK DKI Jakarta) pada 19 Juni 2020, menyatakan bahwa belum ada kejelasan mengenai pembagian tanggung jawab yang lengkap antara Pemprov DKI Jakarta dengan dan PT Jakarta Propertindo mengenai pendanaan Formula E. PT Jakpro Propertindo mengajukan perkiraan biaya pelaksanaan formula e senilai Rp.1,239 Triliun dan biaya tersebut di luar biaya untuk penyelenggara yang dibayarkan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.

BPK DKI Jakarta juga mencatat bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah membayar commitment fee dan bank garansi hampir 1 triliun. Dengan rincian, commitment fee sebesar Rp.360 miliar pada tahun 2019, commitment fee sebesar Rp.200,3 miliar pada tahun 2020, dan biaya bank garansi sebesar Rp.423 miliar.

Pasca pengumuman penundaan penyelenggaraan Formula E melalui Surat Nomor 117/-1.857.73 tanggal 9 Maret 2020 kepada Organizing Committee E-Prix, PT Jakpro melakukan renegosiasi dengan FEO untuk menarik kembali bank gaansi dan telah disetujui oleh FEO pada 13 Mei 2020.

Namun commitment fee yang telah dibayarkan sebelumnya senilai Rp.560 miliar, yakni gabungan commitment fee tahun 2019-2020 tidak dapat ditarik lagi.

Kegagalan penarikan dana senilai Rp.560 miliar tersebut menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak efektif, tidak transparan, serta tidak bertanggung jawab dalam mengelola APBD.

Kegagalan menarik dana Rp.560 milar tersebut jelas melanggar Pasal 3 Ayat (1) PP No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang mengatur bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat, serta taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memiliki peran yang cukup penting untuk mengusut penyalah gunaan dana Formula E.

Undang Undang Tindak Pidana Korupsi harus dijadikan sebagai instrumen hukum untuk mengungkap kasus ini ke publik, karena jelas terdapat dana senilai 560 miliar yang disetor ke pihak FEO dan tidak bisa ditarik kembali oleh pihak Pemprov DKI Jakarta.

KPK juga kami tuntut untuk transparan mengungkap kasus ini, bahwa setiap saksi dan bukti yang dihadirkan harusnya disampaikan ke publik demi terangnya kasus ini.

Berdasarkan hal tersebut di atas, kami: PMKRI Cabang Jakarta Timur, HMI Korkom Universitas Borobudur, BEM Azzahra, BEM FH As-Syafi’yah, dan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Borobudur, yang tergabung dalam Aliansi BEM dan Cipayung Jakarta Timur mendesak:

1. Pemprov DKI Jakarta untuk membuka informasi yang sebenar-benarnya terkait berapa anggaran dari APBD yang telah digelontorkan selama persiapan penyelenggaraan Formula E;

2. Anies Baswedan dan PT Jakpro utuk mempertanggung jawabkan dana senilai Rp.560 miliar yang tidak bisa ditarik dari FEO pasca pembayaran commitment fee formula e pada tahun 2019-2020;

3. KPK untuk segera melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dana Formula E sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang Undang Tidandak Pidana Korupsi;

4. KPK agar transparan dalam mengusut penyalahgunaan dana Formula E.(*)

Tags:#balaplistrik#cipayung#formulae#Jakarta#mobillistrik
Share42SendShare

Related Posts

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026

PIRAMIDA.ID – Kader muda Partai Golkar, Jefri Gultom melontarkan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang melontarkan tuduhan terhadap Ketum Partai Golkar...

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta-Komrad Pancasila mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran dalam mengusut kasus dugaan penyadapan ilegal...

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026

PIRAMIDA.ID.- Pemahaman terhadap aturan ketenagakerjaan merupakan hal penting bagi setiap pekerja maupun pemberi kerja. Hal ini diperlukan agar hubungan industrial...

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyindir keras dugaan penguasaan kawasan Hutan Register 18...

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, melontarkan desakan keras kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera...

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara segera berkoordinasi...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

Populer

Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus