Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, September 5, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEkosospolbud

Booming Startup Indonesia: Prestasi dan Potensi di 2021

byRedaksi
21/08/2021
inEkosospolbud
100
SHARES
713
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Indonesia adalah rumah bagi 39 persen dari seluruh pengguna internet di Asia Tenggara. Jumlah itu 2 kali lipat lebih besar dari pengguna internet besar terbesar lain di kawasan–Filipina dan lebih dari Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Myanmar digabungkan. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi internet rata-rata 49 persen per tahun, ekonomi internet (internet economy) Indonesia tumbuh tercepat di Asia Tenggara.

Dunia digital Indonesia menjadi headline dunia saat dua raksasanya, Gojek dan Tokopedia bergabung menjadi GoTo, dan Bukalapak resmi melantai dan mendapatkan funding begitu besar dari IPO-nya.

Beberapa hari lalu, StartupIndonesia dan Bubu.com meluncurkan laporan menarik terkait landskap terkini dunia startup Indonesia bertajuk The Indonesia Digital Lookbook: New Frontier of SEA Technology. Laporan ini secara lengkap menjelaskan tentang trend digital economy Indonesia, potensi, dan statistik lain. Laporan tersebut disarikan ke dalam enam (6) poin besar oleh kr-asia.com.

Startup-startup Indonesia menerima investasi teknologi terbanyak di Asia Tenggara

Perusahaan-perusahaan teknologi di Asia Tenggara memperoleh investasi sebesar 19 miliar Dolar AS (atau sekitar Rp273 tilyun) dalam 18 bulan terakhir. Dari jumlah sebesar itu, startup-startup di Indonesia mendapatkan proporsi terbesar, yakni 38,7 persen.

Pembiayaan seed round adalah segmen yang tumbuh paling cepat. Dalam kerangka waktu ini, startup e-commerce mendapatkan pembiayaan paling banyak, yakni 54 transaksi investasi, diikuti oleh fintech dengan 51 transaksi dan edtech 20 transaksi.

Startup logistik memuncaki pertumbuhan eCommerce

Ada sekitar 4,9 juta pengiriman eCommerce di Indonesia setiap hari, dengan 65 persen ditangani oleh platform pengiriman jarak jauh. Sektor logistik mendapatkan 14 kesepakatan investasi dalam 18 bulan terakhir, dipimpin oleh unicorn baru, J&T Express, yang mengumpulkan 2 miliar Dolar AS pada bulan April 2021, sedangkan SiCepat mendapatkan 170 juta Dolar pada bulan Maret 2021.

Edutech (startup pendidikan) sedang naik daun

Dikarenakan pandemi, sekitar 60 juta siswa tidak dapat menghadiri kelas tatap muka, sehingga pengguna platform edtech naik 200 persen pada tahun 2021 dibandingkan dengan era pra-pandemi.

Semua mata tertuju pada brand-brand D2C (Direct to Consumer)

Brand-brand D2c telah menarik perhatian perusahaan-perusahaan investasi dalam tiga tahun terakhir. Lebih dari 50 persen investasi D2C berada di sektor makanan dan minuman, dipimpin oleh startup rantai kopi Kopi Kenangan, yang mengumpulkan 124,5 juta Dolar AS, dan pendanaan pesaingnya Fore sebesar 21,8 juta Dolar AS.

UMKM adalah kunci

UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, berkontribusi pada 99 persen usaha dan menyediakan pekerjaan bagi 97 persen tenaga kerja. Dengan demikian, sejumlah startup teknologi berlomba untuk mendigitalkan para UMKM ini.

Dalam dua tahun terakhir, perusahaan-perusahaan modal ventura telah menggelontorkan hampir 3 miliar Dolar AS ke perusahaan yang berfokus pada UMKM, termasuk startup logistik dan pengiriman, serta pengembang platform keuangan mikro dan pembukuan.

Pasar yang menjanjikan untuk SaaS (Software as a service)

Sektor SaaS di Indonesia masih dalam tahap awal namun memiliki masa depan yang menjanjikan. Belanja perangkat lunak Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan sebesar 900 juta Dolar AS, meningkat 33 persen dari estimasi tahun 2017 sebesar 672,5 juta Dolar AS.

Dua bagian utama dari pasar SaaS adalah sistem point-of-sale (27,8 persen) dan perangkat lunak sistem informasi sumber daya manusia (16,7 persen). Selain itu, 58,3 persen startup SaaS saat ini masih dalam tahap awal.(*)


Good News From Indonesia

Tags:#digitalisasi#edutech#startup#UMKM
Share40SendShare

Related Posts

Petani Kopi: Penjaga Lingkungan dan Intelektualitas

29/04/2023

PIRAMIDA.ID- Tanaman kopi, mungkin satu-satunya tanaman yang dikembangkan Belanda yang memberikan pengaruh positif terhadap peradaban bangsa Indonesia....

Sanggar Seni Sebagai Organisasi Budaya

02/04/2023

Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Sanggar identik sebagai suatu tempat untuk berlatih dan berguru. Luas tempat untuk sebuah sanggar tidak harus luas,...

Tangkap Bos 303, Ketua ILAJ Sebut Integritas Kapolri dan Kapolda Sumut Tidak Perlu Diragukan

17/10/2022

PIRAMIDA.ID - Bos judi online asal Sumatera Utara Apin BK yang kabur ke Malaysia tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jumat malam,...

Visi Presiden RI Jokowi dan Agenda Menparekraf Sandiaga Uno Hadiri Nias Pro & Maniamolo Fest

28/06/2022

Oleh: Firman Jaya Daeli (Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia) PIRAMIDA.ID- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Sandiaga...

Pengalaman Sebagai Ketua SPI

06/06/2022

Oleh: Manahati Zebua* PIRAMIDA.ID- Setiap perusahaan yang mau menginginkan organisasinya bekerja lebih baik kinerjanya dalam bidang keuangan, biasanya pemimpinnya menghadirkan...

Munculnya Generasi Tuna Budaya

24/01/2022

Oleh: Arianto Sitorus Pane* PIRAMIDA.ID- Salah satu yang paling menggelisahkan dari negeri ini adalah semakin jauhnya kebudayaan dari kehidupan generasi...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Persatuan Tak Dibela dengan Kekerasan: Komrad Pancasila Dukung Polri Bongkar Tuntas Kematian Bambang Setiyawan

04/09/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Bank Mandiri Jangan Berlindung di Balik “Permintaan Aparat”, Publik Berhak Tahu Dasar Hukumnya

25/08/2026
Berita

Jalin Sinergi Pendidikan, PCM Siantar Utara Studi Tiru ke Perguruan Muhammadiyah Aekkanopan

25/08/2026

Populer

Berita

Iptu Yanti Harefa Tidak Terima Ada Wartawan Saat Melakukan Olah TKP di Djuwita Play Group

29/08/2026
Berita

Dugaan Fee Proyek di Simalungun, Pro-Public Institute Minta PPATK dan KPK Tulusuri Aliran Dana ke JR. Saragih Mantan Bupati

31/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Kritik Sastra: Pengertian, Fungsi, Manfaat dan Pendekatan

14/11/2022
Berita

Mahasiswa di Batam Akan Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemkot Batam Tinjau Ulang Kerja Sama Pembangunan Pasar Induk Jodoh

27/08/2026
Berita

Resmi Dilantik, GMKI Pangkalpinang Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Elemen Masyarakat Mengatasi Pandemi

29/09/2021
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber