Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Januari 19, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
Home Sorot Publik

Kala Masa Kelam Melahirkan para Pahlawan Terbaik dan Penjahat Terburuk

by Redaksi
16/01/2021
in Sorot Publik
99
SHARES
708
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Agung Baster*

PIRAMIDA.ID- Membaca berita di mana ada banyak dokter di berbagai negara menyuntik dirinya sendiri dengan vaksin baru virus corona yang belum di tes, mengingatkan saya akan perbuatan salah satu legenda dalam dunia medis modern, yaitu dokter Jonas Salk.

Dokter Jonas Salk sendiri dikenal sebagai penemu vaksin untuk polio yang berasal dari Amerika. Hal ini bermula saat dunia mengalami epidemi polio di tahun 40-an dulu di mana mengakibatkan banyak anak yang terlahir cacat atau meninggal dunia karena polio.

Oleh sebab ini, dokter Jonas Salk yang saat itu baru lulus kuliah bertekad untuk mengembangkan vaksin anti virus polio ini.

Perlu waktu hampir 7 tahun untuk Salk bisa mengekstrak vaksin virus polio ini karena keterbatasan teknologi saat itu, dan yang lebih memprihatinkan saat itu tidak ada satupun anak-anak atau orang dewasa yang mau disuntik oleh vaksin baru virus polio ini karena mereka beranggapan vaksin polio yang berasal dari virus polio yang sudah dilemahkan ini berbahaya.

Karena tidak mendapatkan jalan lainnya untuk mengetes vaksin ini, dokter Jonas Salk nekad menyuntik dirinya sendiri dengan vaksin yang belum di tes ini. Tapi akhirnya hal baik terjadi, vaksin Salk ternyata bekerja dan tidak membuatnya sakit apalagi meninggal.

Karena hal inilah akhirnya vaksin polio bikinan Jonas Salk dibolehkan dicoba pada anak-anak penderita polio dan hasilnya vaksin ini sukses besar dan membuat banyak anak-anak Amerika tertolong dari serangan virus polio.

Akhirnya vaksin Salk ini tidak hanya digunakan oleh anak-anak di Amerika saja tapi di hampir seluruh negara di dunia. Namun hal lain yang membuat Salk menjadi legenda selain keberaniannya adalah alih-alih dia mempatenkan vaksin polio bikinannya ini, dia justru menggratiskan vaksin ini untuk digunakan bebas.

Padahal Jonas Salk sudah bertaruh nyawa mencoba vaksin ini kepada dirinya sendiri dan lebih-lebih lagi seandainya vaksin ini dipatenkan oleh Salk maka dia mungkin menjadi salah satu dokter terkaya di dunia, karena vaksin polio salah satu vaksin wajib bagi anak-anak di seluruh dunia — bayangkan sendiri berapa juta anak tiap tahun mendapatkan vaksin ini dan berapa keuntungan yang didapatkan salk seandainya vaksin ini dipatenkan oleh dirinya?

Bahkan, ada yang memprediksi Jonas Salk akan mendapatkan kekayaan 7 milyar dollar atau 100 triliun rupiah dari vaksinnya ini.

Tapi dengan kerendahan hati Jonas Salk menolak semua kekayaan itu dan memilih hidup sebagai dokter biasa, bahkan meneruskan riset untuk menemukan vaksin virus AIDS yang saat itu baru diketahui keberadaannya.

Sayang sebelum berhasil menemukan vaksin AIDS Jonas Salk keburu meninggal di tahun 1995 dulu.

Saat ditanya kenapa dia tidak mau mempatenkan vaksi polio temuannya dan jadi kaya karena vaksin temuannya itu, Jonas Salk menjawabnya, “Vaksin ini tidak ada patennya. Karena bisakah Anda mematenkan matahari?”

Di lain kesempatan saat ditanya siapa pemilik paten dan lisensi vaksin polio temuannya, Jonas Salk menjawabnya, “Pemilik patennya adalah semua orang.”

Apa yang dilakukan dokter Jonas Salk ini menjadi tamparan bagi orang-orang yang justru berusaha menjadi kaya raya di saat wabah dengan membuat obat-obatan, makanan, serta masker menjadi langka dan mahal bahkan ada yang korupsi bantuan sosial segala bagi rakyat miskin di tengah wabah mematikan seperti ini — Anda pasti tahu siapa yang aku maksud karena mereka orang-orang dari republik +62 ini.

Mereka ini adalah penjahat terburuk karena memperoleh kekayaan di atas penderitaan banyak orang.

Tapi pada akhirnya seandainya Tuhan dan surga beneran ada, maka orang-orang seperti Jonas Salk dan mungkin dokter-dokter di atas tentunya orang-orang yang berhak masuk surga di semua agama, karena vaksinnya udah menolong hidup puluhan juta anak-anak dan orang dewasa semua agama di seluruh Bumi.(*)

Referensi: https://www.vice.com/en_us/article/v74p5y/a-chinese-doctor-injected-herself-with-an-untested-coronavirus-vaccine?utm_source=vicenewsfacebook
https://www.history.com/news/8-things-you-may-not-know-about-jonas-salk-and-the-polio-vaccine
https://en.wikipedia.org/wiki/Jonas_Salk
https://en.wikiquote.org/wiki/Jonas_Salk


Penulis merupakan science enthusiast. Penyembah indomie.

Tags: #masakelam#Pahlawan#penjahat
Share40SendShare

Related Posts

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mendapat apresiasi...

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Pematangsiantar - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menyatakan penolakan tegas terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh...

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta — Komisi III DPR RI menegaskan kedudukan Polri harus tetap berada di bawah Presiden, sekaligus menegaskan pengangkatan...

Merayakan Natal Dengan Penuh Empati, Komrad Pancasila Bagikan Bingkisan Natal Untuk Pemuda Dan Mahasiswa Rantau

26/12/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Dalam semangat Natal yang sarat dengan nilai kasih, solidaritas, dan kemanusiaan, Komrad Pancasila menggelar kegiatan berbagi...

SERUAN PARKINDO: MERAYAKAN NATAL DENGAN RATAPAN

25/12/2025

Kalau dipijak-pijak dengan kaki tawanan-tawanan di dunia, kalau hak orang dibelokkan di hadapan Yang Mahatinggi, atau orang diperlakukan tidak adil...

GMKI Dukung Persembahan Natal Nasional 2025 Untuk Kemanusiaan Palestina

22/11/2025

PIRAMIDA.ID | Jakarta - Perayaan Hari Natal Nasional 2025 akan berlangsung Stadion Tenis Indoor pada 5 Januari 2026. Natal nasional...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Langkah Humanis Polda Metro Jaya Tuai Apresiasi, Kasus “Ijazah Palsu” Diselesaikan Lewat Restorative Justice

19/01/2026
Berita

UU Narkotika Dinilai Tertinggal, Komrad Pancasila Dukung untuk Percepatan RUU Narkoba Demi Selamatkan Generasi Muda

13/01/2026
Berita

GMKI P.SIANTAR-SIMALUNGUN TOLAK WACANA PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH DPRD

12/01/2026
Sorot Publik

POLRI Tetap Dibawah Presiden. Komrad Pancasila : Operasi Politik Menjatuhkan Polri Gagal Total !!!

12/01/2026
Berita

PC PMII Pematangsiantar–Simalungun Soroti Lambannya Kinerja Kejari Pematangsiantar dalam Penanganan Kasus dan Minimnya Transparansi Penanganan Tindak Pidana Korupsi

12/01/2026
Berita

Pengadilan Agama Gandeng LBH-AP Muhammadiyah Simalungun Jadi Posbakum

06/01/2026

Populer

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasi barak berita hari ini berita bola danau tobasumber