Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, November 9, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Mengurai Kurangnya Tatanan dan Kepekaan Masyarakat terhadap Lapangan Merdeka Siantar

byRedaksi
22/03/2023
inEdukasi
110
SHARES
787
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Alberto Nainggolan*

PIRAMIDA.ID- Taman Bunga (Lapangan Merdeka) merupakan salah satu tempat umum yang berada di tengah-tengah Kota Pematang Siantar. Masyarakat Kota Pematang Siantar pasti tidak asing dengan tempat ini. Selain lokasinya yang strategis, Lapangan Merdeka merupakan salah satu ruang terbuka hijau dan tempat berolahraga yang tepat pada masa ini.

Di balik itu, Lapangan Merdeka mempunyai sejarah dan perubahan nama. Di sini saya akan mengajak saudara/saudari flashback sejarah singkat lapangan merdeka. Perubahan nama Lapangan Merdeka menjadi Taman Bunga oleh masyarakat setempat di masa awal tahun 80-an. Dahulu Lapangan Merdeka difungsikan sebagai tempat pelaksanaan upacara dan peringatan hari-hari besar, seperti Lapangan Haji Adam Malik yang berada tepat di seberang Lapangan Merdeka.

Namun, pemerintah kota (pemko) Pematang Siantar memutuskan melakukan penyuluhan terhadap Lapangan Merdeka dengan mengajak masyarakat menanam bunga dan pepohonan di sekitar lokasi. Penyuluhan dilakukan karena lapangan Untuk melakukan upacara nasional sudah resmi dipindahkan ke Lapangan Haji Adam Malik. Penyuluhan yang dilakukan pada masa itu membuahkan hasil bunga dan pepohonon yang ditanam tumbuh subur, hijau, dan sejuk dipandang mata.

Karena keberhasilan penyuluhan terhadap l
Lapangan Merdeka mulailah masyarakat memanggilnya dengan sebutan Taman Bunga. Penulis sendiri selaku masyarakat Kota Pematang Siantar juga sering singgah di Lapangan Merdeka, namun seiring dengan bertambahnya waktu saya merasakan Taman Bunga menjadi terbengkalai.

Ada beberapa hal mengapa saya mengatakan hal tersebut. Namun menurut saya satu hal yang paling berpengaruh dirasakan adalah rusaknya fasilitas yang sudah dibangun namun tidak terbaiki. Fasilitas yang saya maksud di sini, yaitu wahana permainan anak dan bangku taman. Tidak hanya soal fasilitas ,para pengamen dan juga sampah masih tidak sepenuhnya dapat ditertibkan. Menurut R. Silalahi sebagai petugas kebersihan di sekitar Lapangan Merdeka yang saya wawancarai, masih banyak masyarakat yang tidak peduli atas kebersihan lingkungan Taman Bunga.

“Masih banyak, bang, masyarakat di sini yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Bahkan ketika saya menyapu sampah ada yang membuang di dekat saya,” ujarnya saat saya wawancarai, Sabtu (18/03/2023).

Tidak hanya itu, rekan saya juga yang turut mewancarai orang yang memberikan jasa mainan mobil gunung, scooter, maupun lukisan mengatakan hal yang sama kepada saya.

“Untuk saat ini kami lah bang yang menghidupkan Taman Bunga ini! Lihat lah fasilitas yang dibangun sudah rusak. Ya, walaupun kami di sini tidak ada izin,” ujarnya.

Lantas, tatanan yang seperti apa yang harus dilakukan pemerintah kota di Lapangan Merdeka saat ini? Menurut saya, pemerintah kota Pematang Siantar perlu membentuk sebuah lembaga sosial di Lapangan Merdeka Pematang Siantar; sebuah Lembaga yang bertugas mensurvei fasilitas wahana, mainan anak  yang diperlukan dan lainnya yang berada di dalam Taman Bunga, agar masyarakat Pematang Siantar nyaman berada di Taman Bunga.

Tidak hanya itu Dinas Kebersihan Pematang Siantar juga perlu memasang spanduk larangan membuang sampah  yang memberi peringatan keras terhadap masyarakat Kota Pematang Siantar agar masyarakat peka dan memberikan hatinya akan kepentingan membuang sampah pada tempatnya.

Tidak hanya itu, para petugas keamanan  baik Satpol PP maupun polisi, juga perlu lebih ulet untuk membina para pengamen, ODGJ, dan sejenisnya yang saat ini mengganggu kenyamanan pengunjung. Tidak memakai baju seragam dinas ketika bertugas adalah salah satu upaya yang konkret untuk melakukakan pendekatan pada para pengamen, ODGJ, dan sejenisnya.

Penyuluhan untuk go-green juga perlu dilakukan Pemerintah Kota Pematang Siantar, seperti penambahan tong sampah pun menurut saya juga perlu dibuat. Jika hal ini diberlakukan pemerintah kota Pematang Siantar, Lapangan Merdeka pasti akan lebih baik lagi.

Kita sebagai masyarakat Kota Pematang Siantar marilah menjaga Lapangan Merdeka agar tetap layak sampai dikemudian hari.(*)


Penulis merupakan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar dan anggota biasa PMKRI Cabang Pematang Siantar.

Tags:#gagasan#lapanganmerdeka#opini#Siantar
Share44SendShare

Related Posts

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK” Oleh: Kurpan Sinaga, S.H Disclaimer Apa yang akan saya sampaikan ini semestinya...

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

Populer

Berita

Kader Muda Golkar Jefri Gultom: Jangan Fitnah Bahlil Lahadalia, Kami Siap Tempuh Jalur Hukum!

07/11/2026
Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus