Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDunia

Bob Dylan, 79 and Life

byRedaksi
24/05/2020
inDunia
99
SHARES
707
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Nico Nathanael Sinaga*

PIRAMIDA.ID- Bagi sebagian besar kalangan anak muda sejawat, ketika disebutkan nama “Bob Dylan” mungkin akan terdengar asing daripada ketika dicoba kembali untuk mendengarkan lagu populer berjudul “Knockin’ On Heaven’s Door” dan “Make You Feel My Love”.

Untuk lagu pertama, barangkali kita akan menyebut sebuah band rock bernama “Guns N’ Roses” dan untuk lagu kedua, seorang penyanyi dan penulis lagu wanita asal Inggris bernama “Adele”.

Indentifikasi seperti itu sebenarnya wajar saja, mengingat kedua entitas musisi itu yang masih berada di urutan terbaik, membuat masing-masing dari kedua lagu tersebut tetap populer dan familiar di telinga anak muda zaman sekarang.

Namun, siapa Bob Dylan?

Bob Dylan merupakan seorang penyanyi, komposer atau penulis lagu dan salah satu musisi terbaik sepanjang sejarah musik. Aktif bermusik sejak awal tahun ’60-an pada usia muda, ia telah banyak melahirkan dan menciptakan karya-karya luar biasa lewat lagu dan musiknya, termasuk lagu berjudul “Knockin’ On Heaven’s Door” dan “Make You Feel My Love”.

Kedua lagu itu hanya salah dua dari banyak lagu terbaik dan dari sekian banyak lagu ciptaan Dylan. Dengan beragam tema yang diangkat Dylan ke dalam musik dan lagunya, hal yang lebih menarik minatku justru tema-tema sarat protes sosial yang menjadi ciri khas utamanya di awal karier bermusiknya.

Tema protes sosial yang selalu diangkatnya lewat musik dan lagunya, menandai keterlibatan kehidupannya terhadap aktivisme, perjuangan hak-hak sipil, serta gerakan kesetaraan ras yang menentang adanya diskriminasi rasial terhadap masyarakat kulit hitam pada periode 1950-an hingga 1960-an.

Tampaknya, musik maupun lagu bisa dijadikan sebagai salah satu penanda atas situasi dan kondisi dari suatu zaman tertentu, baik karena genrenya maupun relevansi tema yang terkandung di dalamnya. Namun, narasi tentang Dylan adalah narasi tentang perlawanan dan protes sosial yang dilakukannya mulai dari sejak periode 1960-an hingga sekarang.

Berkiblat dari salah seorang musisi radikal berhaluan kiri seperti “Woody Guthrie”, serta keterlibatan dan pengaruh dari mantan kekasihnya, seorang aktivis perempuan berhaluan Komunis, “Suze Rotolo”, bisa jadi merupakan kunci utama yang mempengaruhi kesadaran politiknya.

Mengidentifikasinya dengan perlawanan, menurut saya bukanlah hal yang berlebihan.

Penampilan musiknya yang identik dengan permainan harmonika dan alunan gitar akustik, merupakan ciri khas sederhana dari genre musik rakyat (folk) yang membuatnya dikenal oleh para Generasi Baby Boomer’s saat itu. Barangkali cukup beralasan jika ciri khas maestro balada musik Indonesia sekelas Iwan Fals turut jua terpengaruh dari gaya bermusik Bob Dylan.

Bob Dylan telah meraih 11 penghargaan Grammy Award. Piala pertama yang diperolehnya, yakni pada tahun 1973. Bob Dylan meraih penghargaan Pulitzer Prize karena memberi dampak terhadap industri musik dan komposisi lirik dari lagu-lagu Bob Dylan dinilai memiliki kekuatan puitis yang luar biasa.

Empat tahun lalu —pada tahun 2016— Bob Dylan menerima Novel Prize dalam Sastra karena menciptakan ekspresi puitis baru dalam tradisi lagu Amerika. Hingga usia senjanya, Bob Dylan masih tetap menelurkan karya musiknya. “Murder Most Foul” —sebuah lagu yang mengisahkan tentang pembunuhan John F. Kennedy— merupakan singel orisinal pertama Bob Dylan di tahun 2020 ini.

Tepat pada hari ini merupakan hari kelahirannya. 24 Mei 2020 merupakan hari di mana dia telah sampai pada usia 79 tahun, namun karyanya hidup dan tetap relevan dijadikan sebagai ikon untuk menandai protes atas situasi sosial tertentu, baik dulu, sekarang, ataupun nanti.

Semoga alam menyertaimu, Bob Dylan.


Penulis adalah seorang pegiat sosial dan lingkungan hidup.

Editor: Red/Hen

Share40SendShare

Related Posts

KOMRAD : Jakarta Buktikan Diri, Dari Kota Rawan Jadi Salah Satu Kota Teraman Di ASEAN

09/04/2026

PIRAMIDA.ID | Jakarta, 8 April 2026 - Koordinator Nasional Komrad Pancasila, Antony Yudha Benusu, menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan bahwa Jakarta...

Perang Israel-Iran Menunjukkan Pentingnya STEM, Fawer Sihite: Dukung Sikap Presiden Prabowo

22/06/2025

PIRAMIDA.ID - Dalam sebuah wawancara eksklusif yang berlangsung di Mall Atrium Senen, Jakarta Pusat, Fawer Sihite menegaskan bahwa perang antara...

Kebahagiaan Berasal dari Keyakinan dalam Diri

10/07/2023

PIRAMIDA.ID- Pernahkah Anda berkata pada diri sendiri saat marah, ‘Saya tidak boleh marah?' Atau mungkin ketika Anda merasa sedikit sedih,...

Mengapa Orang Terlihat Serius dan Tidak Tersenyum di Foto-foto Kuno?

30/04/2023

PIRAMIDA.ID- Foto-foto pertama diambil pada akhir tahun 1820-an. Tetapi sampai tahun 1920-an, tampaknya orang-orang mulai “belajar” tersenyum saat di foto....

Bagaimana Asal Usul Jabat Tangan?

02/04/2023

PIRAMIDA.ID- Kita sudah begitu terbiasa berjabat tangan dengan orang lain, kita hampir tidak memikirkan bagaimana, di mana, dan mengapa kebiasaan...

Marcus Aurelius: Kaisar Romawi Baik Hati yang Juga Seorang Filsuf

05/03/2023

PIRAMIDA.ID- Marcus Aurelius lahir pada 26 April 121 Masehi di Roma dengan nama lahir Marcus Annius Verus. Perjalanan hidupnya membuat...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Sekretaris HMI Kota Batam; Tantang Kapolda Kepri Ungkap Oknum Aparat Yang Melindungi Perjudian Dan Narkoba Di Kota Batam

18/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

HMI BATAM; TPPU Jadi Gerbang Membongkar Gerbong Kerajaan Gelap Ini, Selidiki Aliran Keuangannya Dan Tangkap Pemodalnya.

20/08/2026
Berita

Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH): Penegakan Hukum atau Alibi Militerisasi Atas Nama Konservasi?

09/05/2025
istimewa
Dialektika

Ana ‘Abdu Man ‘Allamani

17/06/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber