Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Sabtu, November 7, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Bukit Algoritma di Pusaran Harapan dan Realita

byRedaksi
13/04/2021
inDialektika
99
SHARES
708
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Juan Ambarita*

PIRAMIDA.ID- Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang disuguhi oleh rencana projek pemerintah yang merencanakan pembangunan Bukit Algoritma di Sukabumi, Jawa Barat, yang disebut-sebut bakal jadi Silicon Valley-nya Indonesia. Proyek ini nantinya akan melibatkan PT Amarta Karya (Persero) dan Budiman Sudjatmiko sebagai ketua pelaksananya.

Pada tiga tahun pertama sebagai tahapan awal, nilai total projek diperkirakan akan mencapai angka 1 miliar euro yang jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah senilai Rp18 triliun. Mengutip sumber dari beberapa situs pemberitaan, Projek Bumi Algorita ini bertujuan menjadi kawasan pengembangan riset dan sumber daya manusia yang berbasis industri 4.0, serta peningkatan sektor pariwisata.

Harapannya, kawasan ini juga dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur di dalam negeri secara berkelanjutan.

Rencana pembangunan Silicon Valley ala Indonesia, yaitu Bukit Algoritma di Sukabumi yang diperkirakan akan menelan dana 18 triliun memang terdengar seperti projek raksasa, tapi sejujurnya itu angka yang kecil, jika dibandingkan dengan hasil yang akan diperoleh nanti jikalau projek itu berjalan dengan baik.

Menjadi pertanyaan besar apa yang melandasi obsesi pemerintah untuk membangun suatu komplek teknologi dan inovasi yang terpusat pada saat kondisi SDM-nya sendiri masih tergolong rendah atau belum mumpuni untuk projek seperti itu.

Karena tidak bisa dipungkiri berbicara Revolusi Industri 4.0 membutuhkan banyak tenaga terampil, pemikir cemerlang, dan juga infrastruktur yang memadai. Sementara kondisi di negeri ini mengutip dari hasil survei Pusat Penelitian Perkembangan Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebutkan, 54 persen dari 1.829 responden di 10 kota di Indonesia masih kurang paham terhadap isu-isu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Untuk bisa menguasai suatu pemograman seorang anak wajib menguasai matematika, logika, dan bahasa. Mereka tidak boleh hanya sekadar menghafal, tetapi harus bener-bener paham. Bahkan sampai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Berharap kita mempunyai atau memiliki banyak SDM di bidang programmer, software, developer, dan engineer. Tanpa disokong dengan upaya untuk mempersiapkan secara maksimal tenaga kerja terampil melalui pembekalan Sumber Daya Manusia di bidang-bidang tersebut, hanyalah mimpi.

Penulis beranggapan jikalau dana 18 triliun yang ada tadi dipergunakan untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan kemudian melakukan perbaikan terhadap kualitas infrastruktur digital seperti internet dan memasukkan serta meningkatkan materi pelajaran pemrograman sejak dini, maka bisa diprediksi bahwa selain mampu untuk membangun Bukit Algoritma, generasi muda bangsa ini juga akan mampu untuk membangun suatu start up unicorn atau bahkan decacorn yang sanggup bersaing dengan start up asing.

Penulis berpikir bahwa suatu bangunan dibuat terlebih dahulu sebelum pondasinya kuat itu hal sia-sia, memang gedung itu suatu saat nanti bisa jadi tempat berkumpulnya para pemikir dan para praktisi digital untuk membuat dan mendorong terjadinya suatu terobosan demi kemajuan bangsa ini.

Tetapi jikalau hal yang paling penting, yaitu pondasinya belum kuat, bagaimana caranya mengimplementasikan kemajuan tersebut? Malah gendang itu bisa-bisa roboh diterjang badai. Pada akhirnya yang akan diuntungkan hanya segelintir orang, mayoritas akan tetap saja tidak akan mendapat dampak positif apa-apa dari proyek ini.

Setelah berbagai macam carut-marut peristiwa korupsi, pendidikan, hukum dan keadilan yang terjadi di negara ini, setelah berbagai peristiwa projek besar yang dikorupsi berujung kepada kerugian yang dialami negara, dan caleg-caleg partai politik yang setelah keterpilihannya oleh rakyat melupakan semua janji-janji indahnya pada rakyat di saat kampanye, membuat masyarakat sulit untuk bisa mendukung atau berpikir juga berharap yang indah-indah dari projek yang direncanakan oleh para petinggi di negara ini.

Jangankan untuk mendukung, mendengar nama Bukit Algoritma saja sudah skeptis terlebih dahulu.

Namun di balik semua rangkaian peristiwa yang telah menjadi stigma dari masyarakat terhadap pemerintah, penulis mengajak mari bersama-sama mengkawal cita-cita mulia dari pemerintah ini untuk mewujudkan suatu lokasi sentral pendidikan dan pusat riset serta pengembangan untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit, dan yang terutama demi menghadapi tantangan dari Revolusi Industri 4.0 saat ini.(*)


Penulis merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Tags:#algoritma#harapan#proyekteknologi#tantangan
Share40SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Bintang Empat Bukan Tameng Hukum, Komrad Pancasila Dukung Kapolri Bersih-Bersih Institusi

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

Populer

Edukasi

HALO USI – APA KABAR PEMILIHAN REKTOR “DEADLOCK”

04/11/2026
Berita

Pentingnya Pemahaman UU Ketenagakerjaan, Forum Think Talk Bahas Pentingnya ‘Memahami UU Ketenagakerjaan’

04/11/2026
ilustrasi/getty images
Pojokan

Sejarah Tai

03/08/2020
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Ilustrasi/Akun Twitter @Nobodycorp
Pojokan

Cerpen: 1998

24/08/2020
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus