Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Juli 19, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi Terhadap Bahasa Indonesia

byRedaksi
07/12/2021
inBerita
122
SHARES
869
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Ernawati Pandiangan*

PIRAMIDA.ID- Internet sudah membawa perubahan terhadap sendi-sendi kehidupan manusia. Mulai dari cara mencari hiburan, informasi, bahkan dalam pekerjaan. Namun, tanpa disangka sebelumnya, internet ternyata telah membawa perubahan dalam hal komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa.

Pengaruh ini akhirnya memunculkan Komunikasi Berperantarakan Komputer Internet (KBKI), yang menurut Kepala Bidang Pelindungan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan, BPBP Dr. Ganjar Harimansyah dalam artikel berjudul ‘Bahasa Indonesia di Dunia Siber: Komunikasi Berperantarakan Komputer-Internet’ merupakan genre baru dalam berkomunikasi.

Penggunaan bahasa dalam KBKI atau di internet ini sering kali tidak beraturan. Misalnya saja penggunaan bahasa asing, seperti bahasa Inggris dan akronim, seperti OTW (on the way), BTW (by the way), CMIIW (correct me if I’m wrong), dan OOT (out of topic) sering kali digunakan dalam ketika menuliskan status, atau berkomunikasi dalam forum dan media sosial.

Tak hanya dipersingkat dan menggunakan bahasa asing, kehadiran emoticon dan stiker juga menggantikan fungsi bahasa dalam berkomunikasi di internet, contohnya emoticon 🙁 untuk menunjukan sedih, 🙂 untuk menunjukkan rasa gembira, T,T untuk menunjukkan tangisan dan masih banyak lagi.

Selain itu, pengguna bahasa daerah juga kerap kali muncul. Penggunaan istilah teh, wae, bah, dan wong terlihat tak asing ketika berkomunikasi di internet.

Perubahan dalam berbahasa ini, menurut Ketua Jurusan PBSI UIN Jakarta, Dr Makyun Subuki, M.Hum saat Seminar Nasional bertema ‘Dinamika Penggunaan Bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0’ pada Rabu (3/10/2019) lalu di Jakarta, adalah sebuah fenomena di mana penggunaan bahasa mengikuti kehidupan penggunanya. “Bahasa Indonesia yang kita pakai mengikuti penggunaan. Setiap teknologi yang kita pakai membawa dan memengaruhi perilaku berbahasa kita,” ujar Dr Makyun Subuki, M.Hum, ketua Jurusan PBSI UIN Jakarta.

Seminar yang berlangsung sebagai rangkaian acara memperingati Bulan Bahasa sekaligus penutup Olimpiade Bahasa dan Sastra Indonesia 2019 ini mengungkapkan secara lebih terperinci seperti apa penggunaan bahasa Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0.

Pembahasan ini pun secara apik didiskusikan bersama Dr Luh Anik Mayani, M.Hum; Ivan Lanin; dan Amalia Zahra, Ph.D yang membagikan dinamika ini dari beberapa sisi, seperti sosial, ekonomi, hingga perkembangan teknologi dari generasi ke generasi.

Luh Anik yang hadir dalam seminar tersebut mengungkapkan, tak hanya membawa perubahan dalam berkomunikasi, hadirnya teknologi seperti internet ternyata juga memunculkan kata-kata baru yang mewakili suatu konsep yang belum ada sebelumnya. “Contohnya kata laman, situs, unggah, unduh, kata kunci, pengguna (user), warganet (warga+internet), dan lain-lain,” ujarnya.

**

Wadah Pembelajaran Bahasa Indonesia

Kemunculan teknologi seperti internet tak hanya membawa perubahan bahasa tulisan dan lisan bahasa Indonesia, lewat internet kini masyarakat juga bisa mempelajari bahasa Indonesia secara mudah dan cepat.

Salah satu mengetahui berbagai kosakata Indonesia dan cara penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar lewat social media.
Ivan Lanin, salah satunya. Lewat Twitter, Ivan memberikan beberapa ilmu baru, seperti kosakata yang jarang digunakan hingga penulisan suatu kata yang benar. Tak jarang, beberapa pengikutnya ada yang berkonsultasi menggunakan bahasa Indonesia yang benar.

Ivan juga menuturkan, perkembangan teknologi menjadi ladang baik untuk pengajaran bahasa, terlebih jika melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini. “Banyak orang Indonesia belum bisa membedakan e takling dan e terbuka, toko dan tokoh, yang memiliki pelafalan berbeda, namun dilafalkan sama oleh masyarakat,” terangnya.

**

Penggunaan Bahasa di Era Revolusi Industri 4.0

Berbeda dengan yang lain, Amalia Zahra yang turut hadir dalam seminar tersebut mengungkapkan jika pengguna bahasa akan sangat berbeda dalam Era Revolusi Industri 4.0 ini.

Ia menyoroti bagaimana bahasa memiliki peran yang penting dalam perkembangan sistem integrasi teknologi. Contohnya seperti sistem teknologi smart home yang hanya dengan mengucapkan suatu fon atau kata yang dibisa dipahami oleh sistem tersebut.

“Misalnya kita lupa mematikan kompor. Jika dulu harus pulang ke rumah, sekarang hanya melalui aplikasi smart home pada smartphone kita hanya perlu mengucapkan beberapa kata dan kompor tersebut telah mati,” ujar Amalia.

Jadi bisa disimpulkan jika pada era Revolusi Industri 4.0 dinamika bahasa tak hanya membawa perubahan dan memberikan kosakata baru, namun juga menaikkan penggunaan bahasa yang semakin erat dengan penggunan teknologi sekarang bahkan di masa depan nanti.(*)


Penulis merupakan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

 

Tags:#bahasaindonesia#industri4.0#teknologikomunikasi
Share49SendShare

Related Posts

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026

PIRAMIDA.ID-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar–Simalungun Santo Fransiskus dari Assisi menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD...

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS., menyatakan bahwa seluruh jajaran Satuan...

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja...

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026

PIRAMIDA.ID – Ketua Umum Relawan Jaringan Muda Pendukung Prabowo (Relawan JAGO), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, yang juga...

Bupati Simalungun Terima Audensi Pimpinan BWI

17/07/2026

PIRAMIDA.ID-Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menerima audiensi pimpinan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Simalungun, bertempat di rumah dinas...

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026

PIRAMIDA.ID – Institute Law and Justice (ILAJ) secara resmi menyampaikan surat kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berisi permohonan agar...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

SILPA Rp264,75 Miliar, PMKRI Soroti Perencanaan Anggaran dan Dorong Penguatan Sinergi Pemkab–DPRD

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ: Seluruh Jajaran Satgas PKH Layak Dianugerahi Bintang Mahaputera atas Jasa Luar Biasa Memulihkan Keuangan dan Aset Negara

19/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Apresiasi Kepemimpinan Satgas PKH: Sjafrie Sjamsoeddin, ST Burhanuddin, dan Febrie Adriansyah Berhasil Selamatkan Aset Negara Senilai Rp402,4 Triliun

18/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Bupati Simalungun Terima Audensi Pimpinan BWI

17/07/2026
Berita

ILAJ Resmi Surati Presiden Prabowo, Ajukan Permohonan Pertimbangan Pemberian Abolisi atau Amnesti kepada Febrie Adriansyah

17/07/2026

Populer

Berita

Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Adi Putra dan Dody Arfan Rela Cuti Kerja

13/07/2026
Berita

Tak Mau Bahas LKPD, Aktivis ingatkan Anggota DPRD bisa dilaporkan

15/07/2026
Berita

Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

13/07/2026
Berita

Ketua ILAJ Sebut Kita Harus Jujur Febrie dan ST Burhanuddin Paling Berani Lawan Koruptor dan Mafia, Dalam 4 Tahun Kejaksaan Agung Ungkap Kasus Korupsi Ribuan Triliun

12/07/2026
Berita

Ketua Umum Jaringan Muda Pendukung Prabowo: 12 Poin Pernyataan Hotman Paris Tentang Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dibantah Karena Berdasarkan Fakta

18/07/2026
Berita

Usai Pertemuan Kapolri dan Jaksa Agung, Ketua ILAJ: Stop Mendegradasi Kepercayaan Publik terhadap Kejaksaan, Percayakan Sepenuhnya Proses Hukum

13/07/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber