Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Diskusi Rumah Baca Pelita Bangsa: Sastra dan Media

byRedaksi
27/10/2021
inBerita
103
SHARES
734
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- Rumah Baca Pelita Bangsa sukses mengadakan diskusi dengan mengundang beberapa elemen organisasi mahasiswa yang ada di Kota Pematangsiantar, di antaranya KSPM, Kelompok Cipayung Plus dan Ansor. Kegiatan ini dilaksanakan di Full Cafe, Jalan Narumonda, Senin (25/10/2021).

Diskusi ini mengundang Ubai Dillah Al Ansori sebagai narasumber. Diketahui, beliau adalah seorang Sastrawan/Redaktur Sastra dan Budaya Harian Rakyat Sumbar yang telah menerbitkan beberapa karyanya, yakni buku puisi “Setungkul Benang (2018)” dan “Tangan-Tangan Kisah (2021)”. Diskusi ini juga dimoderatori oleh Francius Sipayung yang merupakan founder di Rumah Baca Pelita Bangsa.

Diskusi ini mengusung tema “Sastra dan Media”. Dalam diskusi, Ubai mengatakan, membaca dan menulis bagaikan 2 buah mata pisau.

“Dalam dunia sastra untuk menjadi seorang sastrawan dia harus peka sekelilingnya dan dirinya sendiri. Seorang Sastrawan harus mulai bisa dari dirinya, orang lain, dan imajinasi yang kuat. Istilah dalam dunia sastra kita harus mampu mengawinkan diri dengan imajinasi yang kuat atau orang lain dengan imajinasi ditambah adanya kolaborasi dengan riset yang ada sehingga bisa terbangun eksistensi. Sastra media sama dengan komersil maksudnya kita hanya diberi harga 10.000 perbuku yang kita buat,” ulasnya.

Ubai juga mengatakan, bagi dia ebih dekat kepada buku cetak daripada e-book. “Mengapa? Dari pengalaman, saya pernah bertukar buku dengan sosok perempuan pembaca buku di sebuah cafe,” katanya.

Dia juga mengutarakan mengenai bagaimana lebih efisien membaca buku cetak daripada E-book. Di mana sekarang ada aplikasi iPusnas, masuk melalui google, sudah bisa pinjam buku dan mereka memberi kebijakan selama 5 hari. Buku apa saja yang ada di iPusnas.

Namun secara fisik, ujar Ubai lebih menarik memegang buku daripada Handphone. “Ketika saya memegang Handphone, ada WhatsApp masuk, saya teralihkan oleh gangguan dari notifikasi media sosial tersebut. Ketika saya membuka WhatsApp, saya ketinggalan membaca dan kembali ke e-book, saya bingung sudah sampai di mana,” katanya.

Nah, menurut dari argumen yang disampaikan Ubai, tidak ada e-book dalam dirinya. Yang ada buku cetak dan fisik. Fisik tidak akan hilang.

Selain itu Ubai juga mengajak para mahasiswa ataupun kalangan muda untuk menjadi melek literasi, hanya membaca tanpa menulis tidak akan membuat menjadi pembaca yang baik.

“Untuk itu kiranya melalui diskusi ini akan ada tindak lanjut lain ke depanya sebagai kalangan muda meningkatkan lagi literasi membaca dan menulis,” katanya.

Frans Sipayung sebagai moderator juga mengajak para kalangan muda untuk memulai mengajak anak-anak untuk selalu berliterasi, dengan memulai di desa-desa sendiri.

Di akhir kegiatan diskusi, Ubai memberikan tugas untuk para audiens untuk membuat tulisan mengenai Kota Pematangsiantar, baik dari segi alam, pendidikan, pemerintahan dan lainnya.

Adapun kegiatan diskusi ini dilakukan untuk mengajak para pemuda untuk lebih giat lagi dalam membaca buku, melihat persentase minat baca di Indonesia saat ini sangatlah rendah.

“Dengan membaca kita dapat berkeliling dunia, dengan membaca kita akan tahu hal yang ada di luar tanpa harus keluar,” tutup Ubai.(*)

Tags:#full#literasi#pelitabangsa#rumahbaca
Share41SendShare

Related Posts

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyindir keras dugaan penguasaan kawasan Hutan Register 18...

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, melontarkan desakan keras kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera...

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara segera berkoordinasi...

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026
Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Pojokan

Mengenal Perasa Rokok dalam Kretek

03/02/2021
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus