Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, November 3, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeBerita

Ketua ILAJ: Kasus Febrie Adriansyah Bukan Semata Persoalan Individu, tetapi Menyangkut Pelemahan Kejaksaan RI dalam Pemberantasan Korupsi

byPiramida.id
12/07/2026
inBerita
99
SHARES
705
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID – Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, S.H., S.Th., MAPS, menyatakan bahwa perkembangan proses hukum terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak semata-mata dipandang sebagai persoalan seorang individu, tetapi juga berkaitan dengan marwah kelembagaan Kejaksaan Republik Indonesia yang selama beberapa tahun terakhir gencar menangani berbagai perkara korupsi berskala besar.

Menurut Fawer, penegakan hukum harus tetap berjalan sesuai prinsip negara hukum, namun pada saat yang sama negara juga harus memastikan bahwa proses hukum tidak menimbulkan persepsi yang dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi yang selama ini berada di garis depan pemberantasan korupsi.

“Persoalan ini bukan hanya mengenai satu orang. Ini menyangkut marwah Kejaksaan Republik Indonesia sebagai institusi yang selama ini memimpin penanganan berbagai perkara korupsi besar. Negara harus memastikan seluruh proses berjalan secara objektif, profesional, transparan, dan bebas dari kepentingan apa pun,” ujar Fawer.

Fawer mengaku mencermati berbagai dinamika yang berkembang di ruang publik terkait penanganan perkara tersebut. Menurutnya, muncul kekhawatiran bahwa proses hukum terhadap Febrie Adriansyah dapat dipersepsikan sebagai bagian dari upaya melemahkan figur yang selama ini dikenal menangani perkara-perkara korupsi besar. Ia menegaskan bahwa dugaan seperti itu harus diuji berdasarkan fakta dan proses hukum yang sah, bukan sekadar opini.

Karena itu, Fawer meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap perkembangan perkara tersebut guna memastikan seluruh aparat penegak hukum bekerja secara independen, profesional, dan bebas dari intervensi.

“Kami meminta Bapak Presiden Prabowo Subianto bersikap tegas dalam memastikan supremasi hukum tetap terjaga. Jangan sampai muncul kesan bahwa negara membiarkan proses hukum dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan yang justru dapat menguntungkan pihak-pihak yang selama ini berhadapan dengan agenda pemberantasan korupsi,” katanya.

Menurut Fawer, apabila terdapat pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan proses hukum untuk melemahkan komitmen pemberantasan korupsi, maka hal tersebut harus diantisipasi secara serius oleh negara.

“Apabila seorang aparat penegak hukum yang selama ini menangani perkara-perkara besar diproses, maka seluruh prosesnya harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan terbuka kepada publik. Jangan sampai timbul persepsi bahwa penegakan hukum dimanfaatkan untuk melemahkan semangat pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Fawer juga mengingatkan bahwa pemberantasan korupsi merupakan agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo yang membutuhkan dukungan seluruh lembaga penegak hukum.

“Apabila kepercayaan publik terhadap aparat yang menangani perkara korupsi melemah tanpa proses yang benar-benar transparan dan akuntabel, maka yang diuntungkan bukanlah negara, melainkan pihak-pihak yang ingin melihat agenda pemberantasan korupsi kehilangan kekuatannya,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Fawer mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati asas praduga tidak bersalah, mengawal proses hukum secara objektif, serta mendukung upaya pemberantasan korupsi tanpa mengorbankan prinsip-prinsip keadilan dan due process of law.

“Negara harus menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi tetap berjalan dengan tegas, namun juga menjunjung tinggi hukum yang adil. Kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum adalah aset bangsa yang harus dijaga bersama,” tutup Fawer. (TIM)

Share40SendShare

Related Posts

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, menyindir keras dugaan penguasaan kawasan Hutan Register 18...

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, melontarkan desakan keras kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera...

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026

PIRAMIDA.ID — Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara segera berkoordinasi...

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026

PIRAMIDA.ID | JAKARTA – Langkah Polda Jawa Tengah dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul...

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026

PIRAMIDA.ID - Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris KNPI Kabupaten Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda...

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

PIRAMIDA.ID — Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Institute Law And Justice (ILAJ), Fawer Full Fander Sihite, mendesak Bupati...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

KETUA ILAJ: REGISTER 18 BUKAN WARISAN PARA MAFIA! JANGAN SAMPAI HUTAN NEGARA HANYA JADI LADANG BISNIS SEGELINTIR ORANG

03/11/2026
Berita

REGISTER 18 SIMALUNGUN JANGAN JADI WARISAN SEGELINTIR ORANG! KETUA ILAJ DESAK DINAS KEHUTANAN SUMUT DAN SATGAS PKH BERTINDAK!

03/11/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dinas Kehutanan Sumut dan Satgas PKH Selamatkan Register 18 Simalungun

03/11/2026
Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026

Populer

Berita

Keamanan Bukan Intimidasi, KOMRAD Pancasila Bela Langkah Preventif Polda Jateng Terkait Kasus Sukoharjo

31/10/2026
Berita

10 Bulan Menjabat Bob Saragih Dinilai Gagal, Ketua ILAJ: Pada Hari Sumpah Pemuda Ini Kami Minta Bupati Copot Kadispora Simalungun

28/10/2026
Berita

Minim Kegiatan Pemuda, KNPI Desak Kepala Dispora Simalungun Dicopot

28/10/2026
Ilustrasi: dw.com
Dialektika

Zoroaster, Agama Pertama Yang Menyembah Satu Tuhan

15/06/2020
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

SMP Cinta Rakyat 2 Sukses Gelar Olimpiade Tingkat SD

04/04/2022
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus