Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Senin, Agustus 10, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeEdukasi

Konflik yang Terjadi pada Remaja

byRedaksi
25/10/2022
inEdukasi
103
SHARES
738
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Afrillia*

PIRAMIDA.ID- Manusia sebagai makhluk sosial, yang melakukan interaksi dengan masyarakat pasti pernah mengalami  suatu pertentangan atau perbedaan dengan orang lain, baik perbedaan  pendapat, ide, persepsi maupun kepentingan.

Pertentangan inilah yang nantinya akan   menjadi sebuah konflik. Konflik tersebut jika dibiarkan akan menjadi suatu masalah yang sangat besar. Konflik merupakan suatu proses sosial antara satu orang atau lebih, di mana  salah seorang di antaranya berusaha menyingkirkan pihak lain, seperti yang  dikatakan oleh Karl Marx (2010), bahwa masyarakat manusia sebagai sebuah proses perkembangan yang akan menyudahi konflik melalui konflik.

Dari ungkapan ini maka, manusia sebagai   masyarakat tidak bisa menghindari adanya konflik dalam kehidupan. Salah satu konflik yang sering terjadi adalah konflik yang terjadi pada remaja.

Dunia remaja adalah dunia yang penuh dengan  dinamika  yang menarik. Umumnya mereka   menginginkan hal-hal baru yang belum pernah  dicobanya  selama  ini. Sesuatu  yang  baru  apabila berimplikasi  kepada  perbuatan  yang  positif  tentu  tidak  masalah, namun  apabila   mengarah   kepada   perbuatan   yang   negatif   ini akan   menimbulkan   masalah. Remaja   yang   memiliki   masalah dan  dapat menyelesaikan masalahnya sendiri maka hal  tersebut bernilai  positif.

Namun, sebaliknya kalau  memiliki  masalah  dan tidak   dapat menyelesaikannya   sendiri   serta   melampiaskannya kepada  perbuatan  yang  negatif  ini  berarti  perlu  bantuan  orang lain.

Masa-masa kritisnya remaja salah satunya ketika mereka dihadapkan pada suatu konflik. Dalam menyelesaikan konflik, remaja biasanya saling menghindari konflik-konflik yang banyak terjadi pada remaja  kadang muncul hanya karena hal yang sangat sepele, akan tetapi dianggap sangat serius bagi remaja yang dapat menyebabkan perkelahiann seperti perselisihan pendapat antar teman, konflik dengna orang tua, pacar, masyarakat sekitar dsb. Sebagai contoh, orangtua yang berbicara kepada remaja disaat yang tidak tepat kerap kali terjadi, misalnya orangtua meminta mereka melakukan sesuatu, padahal mereka tengah asyik bermain atau menikmati aktifitas kesukaannya.

Remaja pun merasa terganggu dengan permintaan orang tuanya tersebut. Dalam kondisi seperti ini, remaja biasanya akan mengabaikan permintaan orangtuanya, menunda melakukannya, atau langsung menolaknya. Jika orangtua terus memaksa, sangat mungkin akan terjadi ketegangan atau konflik.

Beberapa kasus kejadian lainnya yaitu, ketika remaja sangat menginginkan sesuatu, tetapi orangtuanya tidak dapat memenuhi keinginan tersebut. Remaja pun kemudian menunjukkan keras kepala atau suka melawan orangtua. Remaja melakukan hal ini untuk mencari perhatian orangtua sebagai cara untuk menyampaikan protes.

Ditinjau dari kondisi emosi, Hall (dalam Asrori, 2004: 102) menyebutkan masa remaja sebagai fase topan dan badai. Konsep ini menunjukkan bahwa masa remaja adalah masa goncangan yang ditandai dengan konflik dan perubahan suasana hati, pikiran, perasaan dan tindakan remaja berubah-ubah antara kesombongan dan kerendahan hati, baik dari godaan, kebahagiaan dan kesedihan.(*)

Referensi

(Ardiwijadja, 2017)Ardiwijadja, N. H. (2017). Konflik Sosial dan Program Keserasian Sosial. Sosiohumanitas, 19(2), 17–36.

http://journal.unla.ac.id/index.php/sosiohumanitas/article/view/93/70.

Kuliah, M., Dini, D., & Perkembangan, D. (n.d.). Karakteristik Tahapan Perkembangan. 6–8.


Penulis merupakan Mahasiswa UMRAH.

Tags:#konflik#remaja
Share41SendShare

Related Posts

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie Adriansyah, Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

28/07/2026

Menjaga Marwah Negara Hukum: Confirmation Bias, Perceived Institutional Bias, Hubungan Antar-Lembaga Negara, dan Due Process of Law dalam Perkara Febrie...

Budaya Adat di Lingkungan Masyarakat Era Modern saat ini

15/11/2025

PIRAMIDA.ID-Dalam kehidupan Masyarakat era modern, budaya adat sering kali terpinggirkan oleh pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi pada saat ini....

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita

15/07/2025

Geowisata Kaldera Toba Untuk Bumi Untuk Kita Oleh: Edis Galingging Geliat sektor pariwisata pacu terus pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Tampaknya...

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia

20/04/2025

Refleksi Paskah dan Titik Balik Kebangkitan Ekonomi Indonesia Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th.,S.H.,MAPS 1. Menghadapi Perang Dagang Global Perang...

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global

14/04/2025

Presiden Prabowo ke Timur Tengah: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Panggung Global Oleh: Fawer Full Fander Sihite, S.Th., S.H., MAPS Kunjungan...

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

11/04/2025

Pertemuan Prabowo dan Megawati: Sebuah Sinyal Positif bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Refleksi Mahasiswa Kristen dalam Perspektif Alkitabiah Ditulis Oleh: Fawer...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Dugaan Malpraktik Yang Tewaskan Dewi Sitinjak di RS Awal Bros Batam

10/08/2026
Berita

Vonis Ringan PN Batam Terhadap Bos Mega Mall, Kejari Batam Pikir-Pikir Namun Kejati Kepri Akan Banding. Ada apa?

08/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Terdakwa Kim Dong Gyun Tidak Ditahan Dan Hanya Dituntut 1 Tahun 6 Bulan oleh JPU Kejari Batam, Dalam Kasus Ledakan Kapal di PT ASL

07/08/2026
Berita

Pasca RDPU Dengan DPRD Kota Batam, LBH No Viral No Justice Sebut Orang Kristen Mudah Pindah Agama

06/08/2026
Berita

Hakim PN Batam, Meneik Latuputty Anjurkan Pemohon Dan Termohon Gunakan Toga Advokat Dalam Sidang Praperadilan

03/08/2026

Populer

Berita

Pasca RDPU Dengan DPRD Kota Batam, LBH No Viral No Justice Sebut Orang Kristen Mudah Pindah Agama

06/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Vonis Ringan PN Batam Terhadap Bos Mega Mall, Kejari Batam Pikir-Pikir Namun Kejati Kepri Akan Banding. Ada apa?

08/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Dugaan Malpraktik Yang Tewaskan Dewi Sitinjak di RS Awal Bros Batam

10/08/2026
Berita

Hakim PN Batam, Meneik Latuputty Anjurkan Pemohon Dan Termohon Gunakan Toga Advokat Dalam Sidang Praperadilan

03/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber