Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Hubungan Antara Bahasa dan Budaya

byRedaksi
29/06/2021
inDialektika
236
SHARES
1.7k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Dominica Diniafiat*

PIRAMIDA.ID- Bahasa menunjukkan bangsa. Menjadi penunjuk subjek berasal dari bangsa apa, karena bahasa penting dan menunjuk pada identitas diri. Demikian juga, bahasa menjadi penanda dan tanda, siapa kita, asal kita, bahkan dari mana kita berasal. Maka dengan bahasa, identitas individu, juga kelompok kita, dengan mudah diketahui. Fakta sederhana ini tentu bukan tanpa alasan, karena pada dasarnya, bahasa menjadi kekhasan setiap subjek, terutama karena manusia itu bisa berbicara/berbahasa.

Di sisi yang sama, Santoso dalam kajiannya menyatakan bahwa bahasa adalah sistem bunyi yang digunakan kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomunikasi dan mengidentifikasikan diri. Bahasa membawa identitas budaya dan status sosial. Bahasa mencerminkan kondisi sosial dan hubungan atas manusia. Hal ini mengandung makna bahwa bahasa tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi tapi juga berfungsi sebagai alat untuk mengidentitaskan diri, karena melalui bahasa identitas diketahui. Jadi bahasa terkait erat dengan identitas suatu budaya. (Santoso 2006: 49).

Pertanyaan sentral penting berikutnya adalah apa hubungan antara bahasa dan budaya? Apakah budaya benar-benar memberi kerangka atau menjadi bingkai bagi pembentukan sebuah budaya tertentu? Dalam menjawab hal ini, penulis berangkat dari kajian Ambrosius M. Loho berjudul “Hubungan antara Bahasa & Budaya di Minahasa dan Implikasinya” Jurnal Esa Genang Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara, Volume 18 Nomor 1 Februari 2019. Beliau menegaskan bahwa sebagaimana adat, bahasa merupakan bagian penting sebuah realitas kehidupan sosial dan budaya, berarti juga dipengaruhi oleh budaya.

Sebagaimana mengutip Siwu, Loho mengatakan bahwa bagi masyarakat Minahasa, khususnya yang sub etnis Tombulu berbahasa Tombulu, kebiasaan-kebiasaan atau aturan-aturan yang tidak tertulis (dalam bentuk bahasa), seperti yang disebut relasi sosial/nuwu’ ni tua (kata-kata orang tua/leluhur) menjadi penting dan bermakna dalam. Hal itu tampak melalui relasi sosial yang dimaksud mengandung kolektivitas dalam prinsip dan partisipasi orang Minahasa.

Maka dari uraian itu, sebuah bahasa secara tidak langsung dipengaruhi oleh budaya. Budaya membentuk bahasa setiap orang. Kendati, perubahan sosial bahkan perubahan kebudayaan yang nampak kini, secara tidak langsung membawa pengaruh pada perubahan cara memahami dan cara memaknai sebuah Bahasa. Bahasa dan budaya, sebagaimana telah diuraikan di atas, memiliki keterkaitan dan berkesinambungan. Kerterkaitan & kesinambungan erat itulah kita tidak bisa memungkiri bahwa terdapat banyak hal yang perlu untuk dikedepankan, dipahami dan dipraktekkan dalam kehidupan realitas kini.

Dengan demikian, bahasa dan budaya mempunyai hubungan erat yakni hubungan yang sederajat, yang kedudukannya sangat tinggi. Bahasa jika ditinjau dari luar dirinya adalah merupakan alat dan wadah kebudayaan dalam wujud kegiatan-kegiatan berbahasa seperti berbagai bentuk bahasa tulisan maupun  bahasa lisan. Demikian juga bahasa secara de facto tidak bisa terpisah dari kebudayaan dan konteks kebudayaan tertentu.

Fakta yang bisa kita lihat adalah seperti contoh berikut: Bahasa  yang diucapkan   atau   dipergunakan   oleh   suatu   kelompok   masyarakat   adalah suatu  refleksi  atau  cerminan  keseluruhan  kebudayaan  masyarakat  tersebut. Dengan   kata   lain, bahasa   hanya   akan   mempunyai   makna dalam latar kebudayaan yang menjadi wadahnya. Bahasa bermakna berbeda dalam latar kebudayaan  yang  berbeda.  Akhirnya, bahasa   merupakan   kemampuan   yang diwarisi  secara  kultural.  Ketika  suatu  hal  diwarisi  secara kultural,  maka  dapat  dikatakan  bahwa  hal  tersebut  tentu  melibatkan  interaksi sosial  sebagai  salah  satu  elemen  utama  dalam  sebuah  sistem  kebudayaan. Akhirnya, marilah kita memahami bahwa bahasa penting, sepenting budaya karena salah satau unsur kebudayaan adalah bahasa. Bahasa menunjukkan bangsa.(*)


Penulis merupakan Akademisi, Seniman & Pegiat Budaya AJD Sahabat Budaya Jakarta. Pertama kali terbit untuk Pojok Seni.

Tags:#bahasa#bangsa#identitas
Share94SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Minta DLH Pematangsiantar Periksa Penggunaan Bahan Kimia PT Bumi Sari Prima, Dorong Transparansi dan Jaminan Keamanan Produk Tepung

12/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Desak Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Bayi 8 Bulan di Labura Diusut Tuntas

12/10/2026
Berita

Ketua ILAJ Soroti Kasus Perundungan Siswi SD di Medan, Minta Polisi Usut Tuntas

12/10/2026

Populer

Berita

Kemiskinan Disorot, Rocky Marbun Tagih Keberpihakan Pemko

16/10/2026
Berita

ILAJ Nilai Kajari Simalungun Lambat Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli PDAM Tirta Lihou, Potensi Kerugian Warga Rp225 Juta

17/10/2026
Berita

ILAJ Minta Kajari Simalungun Serius Tangani Dugaan Korupsi Dana TPG Di SD Al Washliyah 90 Sinaksak

17/10/2026
Pojokan

Profesi Apoteker: Perannya Besar dan tak Sekedar Menunggui Apotek

27/09/2020
Berita

Beban Pembuktian Dalam Hukum Acara Mahkamah Konstitusi

05/04/2024
Berita

Irigasi di Kecamatan Siantar Terancam, Sekretaris KNPI: Bupati Harus Evaluasi Izin Meranti Land Demi Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

21/03/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobafons nuntiorum infamissimus