PIRAMIDA.ID- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggelar operasi besar-besaran di Batam. Sasaran operasi yakni jaringan tempat hiburan malam THM Dinasti “Planet Holiday”, terindikasi menjadi simpul peredaran narkotika.
Polisi menyisir sejumlah klub malam sekaligus. Di antaranya P2, N Club, V Club, P3, dan F1 Club yang bernaung di bawah Hotel Planet Holiday. Penggerebekan tidak berlangsung sekali.
Bareskrim bergerak bertahap, dari pusat keramaian Nagoya hingga ke kawasan hotel berbintang, diantaranya:
*1. HH Club Planet 3 (P3) Digerebek Dini Hari*
Operasi perdana berlangsung Senin dini hari, 10 Agustus 2026. Sasaran: HH Club Planet 3.0 Pub & KTV di Kompleks Nagoya City Centre. Polisi mengamankan 32 orang, terdiri atas pengunjung dan pihak manajemen. (Sabtu, 15 Agustus 2026)
Namun Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, memberi catatan. Jumlah tersangka, katanya, masih dinamis. Bisa bertambah, bisa berkurang—tergantung hasil penyidikan lebih lanjut.
*2. Operasi Kembangkan ke Kawasan Newton*
Tak berhenti di situ, tim Bareskrim melanjutkan pengembangan. Sabtu dini hari, 15 Agustus 2026, mereka mengarah ke kawasan Newton, Jodoh. Garis polisi terpasang di tiga titik strategis: area kantin lantai dasar, akses menuju V Club di lantai dua, serta pintu masuk Planet 2 (P2) Newton. Suasana mencekam. Pengunjung dan pekerja tak bisa keluar masuk.
Siang harinya, operasi bergeser. Petugas menyelidiki Diskotek Planet 1 dan F1 Club di dalam Hotel Planet Holiday. Pantauan sekitar pukul 12.34 WIB menunjukkan aktivitas intens.
Petugas bolak-balik keluar masuk. Sebuah bus berbadan besar pun disiagakan untuk mengangkut barang bukti, atau mungkin juga orang-orang yang kembali diamankan.
Saat penggerebakan di F1 Club, publik banyak menyaksikan dan menduga bahwa pinyisiran bisa sampai pada pelabuhan bintang 99 persada.
“Wah, semua digilas. Bisa jadi ikut disidak pelabuhan 99” ucap seorang pria yang turut menyaksikan.
Hingga berita ini diturunkan, Bareskrim masih mendalami keterkaitan antar lokasi, namun belum adanya tanggapa dari Polreta Barelang dan Polda Kepri. Batam, sekali lagi, menjadi pusat perhatian dalam perang melawan narkoba.(AFP)



















