Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Meski Konsumsi Kian Menurun, Nasi Masih Jadi Prioritas Sebagai Makanan Pokok

byRedaksi
09/08/2021
inDialektika
102
SHARES
729
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

PIRAMIDA.ID- “Belum makan, kalau belum makan nasi”, adalah kalimat yang sering dilontarkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia jika dihadapkan pada pertanyaan mengenai makan. Kalimat tersebut menjadi sebuah tanda, bahwa nasi (beras) sudah menjadi makanan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Hal tersebut semakin diperkuat dengan data yang dikeluarkan oleh BPS dalam publikasi Pengeluaran untuk Konsumsi SUSENAS 2020, bahwa hampir 100 persen masyarakat Indonesia mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Komoditas lain yang dikonsumsi sebagai makanan pokok adalah jagung basah, makanan berbahan tepung terigu, ketela pohon hingga makanan jadi seperti mi instan berada jauh di bawah jumlah konsumsi nasi masyarakat Indonesia.

Banyaknya produksi beras di Indonesia

Konsumsi nasi sebagai makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia didukung dengan jumlah produksi beras yang melimpah. BPS melaporkan jumlah produksi beras pada tahun 2020 sebanyak 54,6 juta ton, yang merupakan hasil dari luas area panen 10,6 juta hektare.

Provinsi dengan produksi beras terbanyak pada tahun 2020 adalah Jawa Tengah, dengan total produksi sebanyak 10,5 juta ton dari luas area panen 1,7 juta hektar.

Sementara itu, Food and Agriculture Organization (FAO) juga memberikan data yang sama mengenai hasil produksi beras di Indonesia sebesar 54,6 juta ton. Indonesia bersama sebagian besar negara di benua Asia menjadi wilayah dengan produksi beras yang melimpah.

Sebesar 90,6 persen wilayah produsen beras di dunia berasal dari Asia, termasuk Indonesia yang juga menjadi negara dengan produksi beras terbanyak ke-3 di dunia setelah China dan India.

Beberapa data tersebut menjadi alasan kuat, bahwa nasi menjadi komoditas yang paling banyak dikonsumsi sebagai makanan pokok di Indonesia.

Konsumsi nasi di tengah masyarakat Indonesia menurun

 

Seiring dengan banyaknya jumlah produksi beras di Indonesia, hal tersebut tidak menutup peluang masuknya komoditas lain selain nasi untuk dikonsumsi sebagai makanan pokok.

Meskipun konsumsi nasi (beras) tetap mendominasi standar makanan pokok masyarakat Indonesia, BPS melalui SUSENAS 2020 menemukan data bahwa konsumsi beras mengalami penurunan.

Berdasarkan publikasi Pengeluaran untuk Konsumsi SUSENAS 2020, konsumsi bahan baku beras oleh masyarakat Indonesia mengalami penurunan sebesar 8,10 persen dari tahun 2015 hingga tahun 2019.

Sementara konsumsi bahan baku beras oleh masyarakat Indonesia sebanyak 6.977 kg pada tahun 2015 menjadi 6.412 kg pada tahun 2019.

Menurunnya pengolahan beras sebagai bahan dasar makanan pokok selama lima tahun terakhir dapat disebabkan karena faktor preferensi dalam memilih makanan.

Pengaruh rasa yang lebih enak, kepraktisan, kenyamanan, kualitas, hingga keragaman makanan lain yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh, menjadi alasan dalam memilih makanan lain selain nasi.

Faktor lain yang dapat menggeser pola konsumsi makanan adalah peningkatan pendapatan. Menurut hukum Bennet yaitu peningkatan pendapatan akan mengakibatkan seseorang cenderung meningkatkan kualitas konsumsi makannya.

Masyarakat dengan pendapatan rendah akan lebih mengutamakan makanan dengan karbohidrat sebagai sumber energi, yang dalam hal ini lebih banyak ditemukan pada nasi. Sementara itu, jika pendapatan meningkat maka pola konsumsi makanan akan makin banyak jenisnya.

Peningkatan pendapatan juga lazim menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi makanan dengan meningkatkan konsumsi makanan yang lebih bernilai gizi tinggi. Perubahan pola konsumsi makanan yaitu mengurangi makanan sumber karbohidrat dan meningkatkan makanan sumber protein, vitamin, dan mineral.

Namun, perubahan pola konsumsi tersebut juga diiringi dengan pengetahuan terhadap kualitas makanan, indikator makanan yang bergizi, dan jumlah gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Seiring dengan menurunnya konsumsi bahan baku beras dalam lima tahun terakhir, jumlah konsumsi beberapa jenis makanan justru meningkat.

Berdasarkan sumber yang sama, beberapa jenis makanan lain menjadi pilihan dalam konsumsi makanan pokok mengalami peningkatan jumlah konsumsi. Contohnya adalah konsumsi tepung terigu yang meningkat 20,38 persen dari tahun 2015 hingga 2019.

Tepung terigu diolah menjadi beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat sebagai pengganti nasi, seperti roti, kue, hingga gorengan, sebagai camilan.

Selain mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok, sebagian besar masyarakat Indonesia juga memberikan alternatif bagi komoditas mi sebagai makanan utama. Komoditas mi pun mengalami peningkatan jumlah konsumsi sebesar 12,56 persen, dari 2.211 porsi (2015) menjadi 2.488 porsi (2019).

Memilih nasi sebagai makanan pokok ketimbang beberapa jenis makanan yang lain dapat dikembalikan pada preferensi masing-masing individu sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan. Karbohidrat bukan satu-satunya gizi yang dibutuhkan tubuh, oleh sebab itu, imbangi dengan konsumsi kebutuhan gizi lainnya seperti protein nabati dan hewani.(*)


Good News From Indonesia

Tags:#makananpokok#nasiputih#trensosial
Share41SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL

13/08/2026
Berita

RDPU di Komisi IV Telah Menyatakan Playgroup Djuwita Legal Dan Layak Beroperasi, Serta Minta Publik Suportif

12/08/2026

Populer

Berita

Planet Group Yang Dikendalikan Basri, Runtuh Ditangan Bareskrim Mabes Polri

15/08/2026
Berita

Dugaan Malpraktik Yang Tewaskan Dewi Sitinjak di RS Awal Bros Batam

10/08/2026
Berita

KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SIANTAR UTARA DAN BPN-ATR LAKUKAN PERCEPATAN PENERBITAN E-Sertifikat Wakaf

11/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

RDPU di Komisi IV Telah Menyatakan Playgroup Djuwita Legal Dan Layak Beroperasi, Serta Minta Publik Suportif

12/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber