Piramida.id
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas
No Result
View All Result
Piramida.id
  • Berita
  • Dialektika
  • Dunia
  • Edukasi
  • Ekologi
  • Ekosospolbud
  • Kabar Desa
  • Pojokan
  • Sains
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Spiritualitas
HomeDialektika

Impostor Halbar dan Fakta Oligarki

byRedaksi
10/09/2021
inDialektika
109
SHARES
776
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappBagikan ke Telegram

Oleh: Ticklas Babua-Hodja*

PIRAMIDA.ID- Istilah impostor akhir-akhir ini sering muncul sejak permainan among us menjadi favorit para pengguna gadget. Dalam permainan itu, impostor dikenal sebagai pemain penipu yang bertugas mengacaukan permainan dan membunuh karakter lain secara diam-diam.

Dalam dunia psikologi, ternyata ada istilah impostor syndrome atau sindrom impostor.
Sindrom penyemu (impostor syndrome) dikenal juga sebagai fenomena penyemu (impostor phenomenon), sindrom penipuan (fraud syndrome), atau pengalaman penyemu (impostor experience) adalah sebuah konsep yang menjelaskan keadaan individu yang ditandai oleh ketidakmampuan untuk menginternalisasi pencapaian/prestasi mereka dan terus menerus merasa takut dianggap sebagai “penipu”. Istilah ini diciptakan pada tahun 1978 oleh psikolog klinis Pauline R. Clance dan Suzanne A. Imes.

Terlepas dari bukti eksternal kompetensi mereka, orang dengan sindrom penyemu akan tetap yakin bahwa mereka adalah penipu dan tidak pantas atas kesuksesan yang mereka capai. Bukti kesuksesan mereka tersebut diatributkan pada keberuntungan, waktu yang tepat, atau sebagai hasil menipu orang lain, hingga berpikir bahwa orang lain lebih cerdas dan kompeten dibandingkan dirinya.(Wikipedia).

Dari pengertian di atas, birokrasi di Halbar sendiri memiliki beberapa Impostor yang terdiri dari Gurita Pasifik dan Gorango Morotai yang bisa disajikan menggunakan term “oligarki”.

“Fakta yang terlihat diantaranya, Pengangkatan Kepala ULP dari pulau Morotai, kemudian pengangkatan ketua Percepatan Penataan Kota Jailolo juga dari Morotai, begitu juga Kadis PUPR Halbar yang asalnya pun dari pulau Morotai. Ini semua posisi strategis yang berkaitan langsung dengan proyek pembangunan infrastruktur daerah.”(Sabua.id)

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Halmahera Barat, James Uang diduga telah membohongi publik soal kontrak tender ulang proyek jalan sirtu Desa Guaeria.

Ini terungkap melalui surat pembatalan kontrak Nomor: 600/046/PUPR/VII/2021 dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Halmahera Barat yang saat ini sudah beredar luas.

Sebelumnya, orang nomor satu di Pemkab Halmahera Barat itu, membantah tender ulang proyek yang telah dimenangkan PT Tugu Utama Sejati (TUS) itu atas perintahnya.

Ini Tanggapan Bupati Halmahera Barat Soal Tender Ulang Proyek Jalan Guaeria

Namun dalam surat itu, disebutkan, menindaklanjuti rekomendasi hasil audit Inspektorat Nomor 700.04.X/19-IT.K/2021 tanggal 31 Maret 2021 perihal pelaksanaan Pelelangan Barang/Jasa Pokja Konstruksi dan Pokja Pengadaan Barang Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Halbar, tentang Perintah Pembatalan Lelang (Lelang Ulang) terhadap Pekerjaan Pembangunan Jalan Sirtu di Desa Guaeria Kecamatan Jailolo Tahun Anggaran 2021.

Hasil pemeriksaan Inspektorat diatas didukung tiga poin

1. Pengakuan Ketua Pokja pemeriksaan pada tanggal 30 Maret 2021 jam 21.00 WIT Anggota Pokja Pemilihan atas nama Djohir, A.Md yang bersangkutan mengakui bahwa paket tersebut seharusnya dilakukan tender ulang.

2. Berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pasal 51 ayat (2) huruf g, seluruh penawaran harga Tender Barang/Pekerjaan Kontruksi/Jasa Lainnya di atas HPS masuk kategori tender gagal.

3. Perintah Bupati kepada Kepala Dinas PUPR Halbar agar memerintahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pelelangan ulang paket pekerjaan jalan sirtu di Desa Guaeria.

Dari fakta oligarki dan unsur dugaan di atas bahwa tubuh birokrasi dalam pemerintahan Bupati James Uang dan Wakil Bupati Djufri Muhammad telah lolos sebagai orang yang mengidap syndrom phenomenon atau syndrom penipuan.(*)


Penulis merupakan pemuda Halbar. Kader GMKI. Gemar menulis dan membaca. 

Tags:#halbar#opini#pemimpin#psikologi#syndrom
Share44SendShare

Related Posts

Ngobrol Pintar CS KERAS Bahas Dugaan Keterlibatan Wali Kota Siantar dalam Pembelian Eks Rumah Singgah COVID-19

02/07/2026

PIRAMIDA.ID – ALIANSI CS KERAS (Control Sosial – Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar diskusi publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Pintar) dengan...

Menantang Narasi Pikiran Ferry Irwandi Desak Reformasi Total Polri

05/09/2025

PIRAMIDA.ID - Seruan Ferry Irwandi dalam beberapa media berita online yang mendesak “reformasi total Polri” terdengar lantang, tetapi jika ditelisik...

Pidato Lengkap Jefri Gultom di Dies Natalis GMKI ke-74: Bangkit Ditengah Pergumulan

26/02/2024

Bangkit Ditengah Pergumulan Pidato 74 tahun GMKI Jefri Edi Irawan Gultom Para peletak sejarah selalu berpegang pada prinsip ini, ‘’perjalanan...

Pewaris Opera Batak

11/07/2023

Oleh: Thompson Hs* PIRAMIDA.ID- Tahun 2016 saya menerima Anugerah Kebudayaan dari Kemdikbud (sekarang Kemendikbudristek) Republik Indonesia di kategori Pelestari. Sederhananya,...

Mengapa Membahas Masa Depan Guru “Dianggap” Tidak Menarik?

01/05/2023

Oleh: Agi Julianto Martuah Purba PIRAMIDA.ID- “Mengapa sejauh ini kampus kita tidak mengadakan seminar tentang tantangan dan strategi profesi guru di...

Membangun Demokrasi: Merawat Partisipasi Perempuan di Bidang Politik

14/04/2023

Oleh: Anggith Sabarofek* PIRAMIDA.ID- Demokrasi, perempuan dan politik merupakan tiga unsur yang saling berkesinambungan satu dengan yang lain. Berbicara mengenai...

Load More

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Terkini

Berita

ILAJ Nilai Pernyataan Bupati Karo Tentang Ratusan Siswa Keracunan Langgar Etika Pemerintahan, Mendagri Diminta Proses Pemberhentian Antonius Ginting

14/08/2026
Berita

PMKRI Pematangsiantar Desak Penyusunan Mekanisme Baku Pengawasan dan Sanksi Program MBG Usai Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi

14/08/2026
Berita

Buntut Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL, Ketua ILAJ Minta Kejagung Periksa Sukanto Tanoto

13/08/2026
Berita

Ketua ILAJ Fawer Sihite Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor Pulp PT TPL

13/08/2026
Berita

RDPU di Komisi IV Telah Menyatakan Playgroup Djuwita Legal Dan Layak Beroperasi, Serta Minta Publik Suportif

12/08/2026
Berita

KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SIANTAR UTARA DAN BPN-ATR LAKUKAN PERCEPATAN PENERBITAN E-Sertifikat Wakaf

11/08/2026

Populer

Berita

Dugaan Malpraktik Yang Tewaskan Dewi Sitinjak di RS Awal Bros Batam

10/08/2026
Berita

Bos Mega Mall, Bowie Jonatan Dihukum 2 Bulan 25 Hari, Kajari dan Kasintel Kejari Batam Bungkam Seribu Bahasa

08/08/2026
Berita

Vonis Ringan PN Batam Terhadap Bos Mega Mall, Kejari Batam Pikir-Pikir Namun Kejati Kepri Akan Banding. Ada apa?

08/08/2026
Berita

Pasca RDPU Dengan DPRD Kota Batam, LBH No Viral No Justice Sebut Orang Kristen Mudah Pindah Agama

06/08/2026
Berita

Jaksa Rumondang Manurung tuntut 1 Tahun penjara petugas Imigrasi yang membantu mengatur penyelundupan Narkotika Cair

23/07/2026
Berita

KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN SIANTAR UTARA DAN BPN-ATR LAKUKAN PERCEPATAN PENERBITAN E-Sertifikat Wakaf

11/08/2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber

No Result
View All Result
  • Kabar Desa
  • Dunia
  • Ekologi
  • Dialektika
  • Sopolitika
  • Sorot Publik
  • Lainnya
    • Ekosospolbud
    • Pojokan
    • Sains
    • Spiritualitas

© 2020-2024 Piramida ID

rotasibarakberita hari iniberita boladanau tobasumber